<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809</id><updated>2011-07-28T13:34:09.637+07:00</updated><title type='text'>Welcome to My Personal Website...</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-3800082435196412288</id><published>2009-02-23T19:33:00.002+07:00</published><updated>2009-02-23T19:44:33.836+07:00</updated><title type='text'>Jokes For All</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Terserah, yang penting asik. 
Account Executive ke Graphic Designer setelah semalam suntuk lembur: "Yuk, sekarang giliran kamu."
Graphic Designer: "Mau dicolok dimana?"
Sebuah agency di Tebet, didengar oleh seorang copywriter yang langsung menyiapkan kamera. 

Nah, sekarang baru pas! 
Art director, di depan layar komputer : "Diapain lagi nih?"
Copywriter, menunjuk ke layar komputer : "Anunya kayaknya mesti dikesini-in sedikit lagi."
Di sebuah biro iklan di Jakarta, didengar oleh rekan di meja sebelah yang tiba-tiba jadi tidak peduli dengan deadline.

11 September 2008
Kita harus sharing! 
Bos di sebuah restoran bersama anak-anak buahnya: "Siapa yang mau chocolate cake? Hmmm, oke, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7... Mas, pesan chocolate cake-nya dua ya!"
Restoran di Jakarta Selatan, didengar oleh para karyawan yang mulai melupakan THR mereka. 
 

Ya kan belum imsak... 
Lelaki di sebuah restoran jam 9 malam,
Lelaki lapar: "American Breakfast satu, mbak..."
Waitress (memandang sinis): "Sahur, mas?"
Kedai kopi di Plaza Senayan, didengar oleh peminum kopi yang memandang kagum si waitress. 
 

&lt;span class="fullpost"&gt;
Ceritanya simpel kok... (lanjutan) 
Cewe #1: "Eh, masa di kantor gua tadi ada cewe diajak nonton Fantastic Four, tapi dia bilangnya belum nonton 1 sampe 3, hahahahaha..."
Cewe #2 (tersenyum ragu): "Tapi gua sebenernya juga belum nonton yang 1 sampe 3 lho..."
Admin Office hotel bilangan Senayan, didengar oleh belasan kolega yang tiba-tiba menunduk. 

Trilogi ya? 
mahasiswa #1: "Eh, nyewa film apa?"
mahasiswa #2: "Crouching Tiger..."
mahasiswa #1: "Terus apa lagi?"
mahasiswa #2: "Hidden Dragon."
Kantin Universitas di Depok, didengar oleh mahasiswa yang siap mengeluarkan pedang.

09 September 2008
Sungguh ide yang luar biasa! 
Bos production house ke bawahan-bawahannya: "Gue ada ide bagus nih buat konsep program tv, tapi apa ya kira-kira?"
Cempaka Putih, didengar dan diceritakan kembali oleh salah satu bawahan yang mempertimbangkan secara serius untuk pindah kantor. 
 
Nyelametin atau ngarep? 
Account executive ke copywriter: "Buatin running text dong, kira-kira isinya X mengucapkan selamat berpuasa, semoga amal ibadah Anda diterima di sisi-Nya."
Agensi iklan di belakang toko barang antik, didengar oleh penghuni ruangan kreatif yang tiba-tiba mules. 
 
Gua maunya aman! 
Cowok metroseksual (duduk di bagasi dan tak sengaja menduduki botol oli): "Wah, netes nih."
Cowok botak (menyetir): "Keluarin di luar, keluarin di luar!"
Cowok metroseksual: "Nggak bisa, lo goyang-goyang mulu."
Di atas mobil ke arah Cikini, didengar oleh seluruh penumpang di bagian tengah yang kebetulan cowok semua. 
 
Ceritanya simpel kok... 
Marcomm Manager: Eh, nonton Fantastic Four yang baru yuk ntar malem.
Project Manager: Aduh mau banget, tapi gue belum nonton yang 1 sampai 3 nih, takutnya gak ngerti.
Di sebuah ruangan kantor bank asing di Jakarta, didengarkan oleh tetangga-tetangga kubikelnya sambil cekikikan. 

Itu kan juga binatang laut... 
Suami: Aku mau pesan pepes ikan.
Istri (setelah membaca keterangan di menu): Sayang, ini ada pisangnya. Kamu kan gak suka pisang.
Keterangan di menu: Pepes Ikan (Grilled and stuffed fish wrapped in banana leaf)
Di sebuah restoran Sunda di Jakarta. Lagi-lagi didengarkan semua hadirin yang hanya bisa menepuk jidat. 

Terus jangan kemanisan ya... 
Istri terlambat datang: "Yang, kamu tadi pesan apa?"
Suami: "Escargot."
Istri (ke pelayan): "Saya pesan itu juga, tapi es-nya jangan banyak-banyak ya. Lagi agak flu."
Restoran Perancis di Jakarta, didengarkan oleh semua hadirin di meja yang terbengong sambil menahan ketawa. 

Hmm, padet banget... 
Suami sedang melinting: "Lagi ngapain loe?"
Istri: "Lagi misahin biji ama batangnya..."
Suami: "Ah kelamaan... Nih, isep aja!"
Jakarta Selatan, didengar oleh seorang teman yang langsung sadar. 
 
Ahhh! Ayo keluar dari sini! 
Cewek dengan muka panik: "Gua baru nemu barang menyeramkan di kamar X!"
Cewek kaget: "Apaan?"
Cewek dengan muka panik: "TIMBANGAN BADAN!"
Di rumah si X, didengar oleh cewek yang nahan ketawa sambil nahan kolak dimulut. 

07 September 2008
Cewek &amp; Rokok: Tidak baik untuk kesehatan? 
Cowok berisik: "Jadi waktu itu gue lagi ngeliatin cewek cakep bener, terus gue nyalain rokok. Tapi yang kebakar malah BULU HIDUNG gue!"
Trotoar dekat Plaza Senayan, didengar oleh pejalan kaki yang hampir tersandung. 
  
Nah, kalau XL apaan? 
PRT 1: "Denger-denger, ukuran baju 'S', 'M', 'L' teh dari bahasa Inggris bukan?"
PRT 2: "Salah lu! Itu mah singkatan bahasa kite: Sedeng, Muat, ame Longgar!"
Perumahan di bilangan Jakarta Selatan, didengar oleh salah satu penghuni rumah yang menahan pipis.
 
06 September 2008
Atau mau full-service? 
Seorang Casting Director ke seorang ibu lewat telepon: "But she has to come to the studio right now, she has a hand job to do!"
Wijaya, didengar oleh si anak yang juga seorang hand talent untuk iklan. 

Dari jaman nenek moyang kali... 
Seorang lelaki cuek datang bergabung ke sekelompok pengopi, duduk, memandangi salah seorang wanita dan berkata ke dia
Lelaki cuek: "Loe bikin orang jadi kaya nelayan..."
Wanita bingung: "Eh?"
Lelaki cuek: "Lupa daratan."
Kedai kopi di Kemang, didengar oleh sekelompok peminum kopi yang langsung jatuh gedubrakan. 

Makanya jangan cepet-cepet mencetnya! 
Pengendara motor #1 setelah menabrak motor depan: "Woi mas, kalo ngerem jangan mendadak dong!"
Pengendara motor #2: "Siapa yang ngerem? Saya berenti buat SMS dari tadi!"
Perempatan Kuningan, didengar oleh pengemudi yang ingin keluar menyalami pengendara kedua. 
 
Berdamailah, hai manusia! 
Setelah dua motor bertabrakkan pelan, para pengendaranya saling berkonfrontasi.
Pengendara #1 (mendorong #2): "Hai, anak muda!"
Pengendara #2 (balas mendorong): "Hai, orang tua!"
Jeruk Purut, didengar oleh pengemudi mobil sebelah yang sampai tidak mampu ngegas. 
 
Yuk,mareeee... 
Petugas Atmosfear sambil menunjuk ke panel kamera: "Mas, nanti waktu meluncur jangan lupa melambai ya?"
Pemuda gemulai: "Ngondek maksud loe?"
FX, didengar oleh pengunjung yang terpingkal-pingkal sendiri. 

Euh, kenapaaaaa? 
Perempuan ke pemuda yang lagi makan ting-ting dan lengket di gigi: "Makanya, kalo gua gak pernah gua kunyah, biasanya gua... (jeda) kulum."
Kedai kopi Kemang, didengar oleh sekelompok anak muda yang tiba-tiba sulit menelan permen. 

Selama bukan gagang sapu... 
Account Executive cewe frustasi ke Art Director cowo jago ngeles: "Jangankan oral, written brief juga udah! Tinggal satu cara lagi yang belum, tapi kan loe ngakunya straight!"
Agensi iklan bilangan Blok M, didengar oleh copywriter yang mengamini langsung.
  
Yang sopan dong kamu! 
Keponakan #1: "Kak, Awas ada mosquito!"
Keponakan #2: "Nahla gak boleh manggil daddy, Mas Tito.. Mas Tito gitu!"
Acara buka puasa, terdengar oleh sang paman yang ingin keluar dari kerumunan dan tertawa sepuasnya 
  
Anak ini perseptif sekali... 
Balita: "Nenek, bukan gitu cara gambarnya!"
Nenek: "Yaaa, sorryyy mek!"
Balita: "It's ok tit!"
Pondok Aren, didengar oleh kakek yang cengengesan. 
  
Aku tiba-tiba gak nyaman di sini... 
Anak lelaki 4 tahun: "Arti pecah belah apa sih, ma?"
Ibu: "Kalo itu kamu pecah, kamu mama belah."
Toko pecah belah Pondok Indah Mal, didengar oleh wanita yang sampai hampir memecahkan belanjaannya. 
 
Tapi kan... Ah, sudah lah... 
Ibu marah-marah ke 2 anak balita dengan penuh emosi (lengkap dengan jari telunjuk menunjuk-nunjuk anaknya): "SEKALI LAGI kalian lempar-lempar batu ke kolam ikan, mama ga bolehin kalian main lagi! Nanti ikannya bisa mati! Kasihan dong ikannya! Udah mama bilangin berapa kali kok ga ngerti juga sih?"
Balita berteriak gembira ke yang satu lagi: "Wah, boleh sekali lagi!"
Bintaro, didengar oleh tante para balita yang tiba-tiba terbahak. 

05 September 2008
Ada, tapi kecil. Mau? 
Scriptwriter kepada pelayan rumah makan padang: "Mbak gak ada otaknya ya?"
Bintaro, didengar oleh beberapa teman yang menahan tawa sekaligus menatap kasihan ke si mbak pelayan. 
 
Ya udah, Kangen Band deh... 
Pemuda kos #1: "Eh, ngeband yuk?"
Pemuda kos #2: "Bawa apaan?"
Pemuda kos #1: "Led Zeppelin."
Pemuda kos #2: "Emangnya gua tuhan?"
Tebet, didengar oleh tetangga yang menganggap percakapan itu tidak ada. 

Satu gelas lagi! Dan jangan lupa sausnya! 
Cowok posesif: "Heh, kamu mabuk ya?!"
Cewek insensitif: "No, I'm noooot! I drank too much calamari, that's all.
Kebayoran, didengar oleh dua orang teman yang langsung tertawa berguling-guling. 

Rokoknya gak jadi aja deh 
Bapak tua: "Aduuuuh . . . Haduuuuh"
Cowok panik kepada ibu penjaga warung: "Bu! Bu! Itu ada orang di luar teriak-teriak. Itu . . . gembel kali ya bu?"
Ibu penjaga warung: "Itu suami sayaaaaa!"
Tebet, didengar dari dalam mobil oleh istri si cowok panik, yang tanpa sengaja telah melindas kaki si bapak tua

Ngerti cara buka laptop kan? 
Sutradara bitchy ke Art Director-nya: "Do me, yourself and the crew of this film a favor: go online and google 'Art Director'!"
Rumah susun Petamburan, didengar oleh seluruh kru yang ingin bersorak. 
  
Sebentar yaaaa.. 
Seorang perempuan muda ke seorang Art Director berumur: "Pak tungguin, kita keluar bareng yaa!"
Kantor di Tebet, didengar oleh semua otak kotor yang tiba-tiba aktif. 

04 September 2008
Pulo Mas gak terlalu jauh sih... 
Seorang musisi muda cantik: "I could so see myself doing it with a horse!"
Apartemen di daerah Senayan, didengar oleh teman yang langsung membayangkan. 

Mungkin kita bikin aja? 
Creative Director banyak keinginan: "Kami mencari lokasi di jalan utama Jakarta yang banyak gedung-gedung pencakar langit dan look-nya seperti Singapore. tapi jangan yang terlalu familiar seperti jalan Thamrin dan Sudirman..."
Didengar oleh seorang Line Producer yang mulai habis kesabarannya. 

Selama bisa dikantongin sih... 
Account Executive: "Untuk promosi ini, kita akan memerlukan suvenir yang kecil dan gampang dibawa-bawa... gimana kalo GAJAH?"
Didengar oleh copywriter bitchy yang menahan diri untuk tidak melempar kursi. 
 
Tapi Ibu lebih cantik pastinya... 
Seorang wanita yang terlalu semangat presentasi: "Nah untuk karakter iklan ini, kita akan menggunakan talent ibu-ibu nyinyir, judes, jenis-jenis Ibu Subangun... Naaah, kaya ibu iniiii!" (sambil menunjuk salah seorang supplier perusahaan)
Didengar oleh copywriter yang minta ditelan bumi 
 
Kirim aja formulirnya... 
Cewe dengan muka berbinar: "Heeeey, gua baru putus lho!" (tersenyum mengundang)
Cowo clueless: "Ah, welcome to the club!"
Cewe pun berbalik badan.
Didengar oleh sahabat yang menepuk jidat sekeras-kerasnya 
 
Kan biar gak bosen maksudnya... 
Cowo berisik: "Iya, jadi pas anjing gua sakit, gua gak sadar gitu..."
Teman pencinta anjing: "Kenapa gitu?"
Cowo berisik: "Iya, dia kan hobi duduk nonton tivi, pas dia berbaring sambil nonton, gua pikir, wah cara baru nonton tivi nih! Beberapa lama kemudian, mati dia"
Didengar oleh pencinta anjing lain yang ngakak. 

Segampang itu? 
Gadis pemarah: "Kalo ada cowo tau-tau ngajak gua ke Maldives, uhhhh, I am sooooo coming"
Didengar oleh semua teman yang serentak tersedak. 
Posted by Nguping Jakarta

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-3800082435196412288?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/3800082435196412288/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=3800082435196412288' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/3800082435196412288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/3800082435196412288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2009/02/jokes-for-all.html' title='Jokes For All'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-7354707612590189740</id><published>2007-09-04T10:27:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T10:37:15.669+07:00</updated><title type='text'>Belajarlah dari Ulat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Bagi penggemar tanaman atau yang memiliki hobi berkebun, seringkali
      menemukan binatang yang menjengkelkan, dimana dedaunan muda yang tumbuh
      segar, menjadi tak beraturan dan bolong-bolong bahkan habis dan tinggal
      tangkainya saja. Ternyata setelah kita perhatikan ada hewan yang biasanya
      berwarna hijau, sehijau dedaunan untuk kamuflase, binatang tersebut adalah
      ulat. 
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/ulat2.jpg" width="338" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ulat adalah salah satu binatang yang sangat rakus dalam melahap hijaunya
      dedaunan tanaman yang kita sayangi. Rasa marah yang sangat bila kita jumpai
      tanaman kesayangan kita telah habis dedaunannya, bahkan hanya tinggal
      ranting-ranting saja. Sedih dan marah rasanya karena usaha kita terasa
      terampas begitu saja karena ulah sang ulat. 

      Dibalik kekesalan dan rasa marah, pernahkah kita mencoba untuk melihat atau
      sedikit tertegun mengernyitkan dahi atas ulah sang ulat tersebut atau
      sebaliknya kita membunuhnya untuk melampiaskan kekesalan hati, setega
      itukah? 


&lt;span class="fullpost"&gt;
Hasil yang diakibatkan oleh ulah sang ulat memang sangat mengesankan bila
      dibanding dengan wujud ulat yang lemah dan lunak tubuhnya. Melihat dari
      akibat yang dihasilkan maka dapat kita katakan bahwa karakter ulat adalah
      pekerja keras dalam menggunduli dedaunan tanaman kita, seakan-akan mereka
      seperti dikejar deadline dan harus buru-buru untuk menyelesaikan. Hasilnya
      sangat mengesalkan sekali buat kita, yaitu tanaman yang gundul dalam waktu
      yang relatif singkat dan sekali lagi sungguh mengesankan.  

      Dalam menjalani misinya sang ulat tak membiarkan sedikit waktu terbuang.
      Sang ulat baru berhenti ketika sampai pada saat yang ditentukan dimana ia
      harus berhenti makan untuk menuju ke dalam kondisi puasa yang keras. Puasa
      yang sangat ketat tanpa makan tanpa minum sama sekali, dalam lingkupan
      kepompong yang sempit dan gelap. 

      Pada masa kepompong ini terjadi sebuah peristiwa yang sangat menakjubkan,
      masa dimana terjadi transformasi dari seekor ulat yang menjijikkan menjadi
      kupu-kupu yang elok dan indahnya dikagumi manusia. Sang kupu-kupu yang
      terlahir seakan-akan menjadi makhluk baru yang mempunyai perwujudan dan
      perilaku yang baru dan sama sekali berubah. 

      Haruskah kita membiarkan begitu saja sebuah peristiwa yang sangat indah dan
      mengesankan ini, tentu tidak. Sebenarnya kita patut malu bila melihat 
      tabiat
      ulat yang pekerja keras. Ulat seakan tak mempunyai waktu yang terluang dan
      terbuang sedikitpun. Waktu yang tersedia adalah waktu yang sangat berharga
      bagi ulat untuk menggemukkan badan sebagai persiapan menuju sebuah keadaan
      dimana diperlukan energi yang besar yaitu masa kepompong, seakan
      dikejar-kejar oleh deadline sehingga sang ulat tak pernah beristirahat
      sejenakpun untuk terus melahap dedaunan. 

      Berpacunya sang ulat dengan waktu, ternyata disebabkan sang ulat telah
      mempunyai sebuah tujuan yang sangat jernih dan jelas yaitu mengumpulkan
      semua potensi yang ada untuk menghadapi satu saat yang sangat kritis yaitu
      masa kepompong, dimana pada masa kepompong tersebut dibutuhkan persiapan
      yang prima. Datangnya masa kepompong adalah sebuah keniscayaan, maka sang
      ulat mempersiapkan dengan kerja keras untuk menghadapinya. 

      Sebuah persiapan diri dengan kerja keras dilakukan juga pada hewan-hewan
      yang mengalami musim dingin.Dimana untuk menghadapi masa sulit di musim
      dingin, banyak hewan yang melakukan hibernasi selama musim dingin di 
      gua-gua
      atau liang-liang, agar terhindar dari ganasnya musim dingin. Agar tubuh
      tetap hangat dan tersedianya energi maka sebelum menjelang musim dingin,
      hewan-hewan tersebut akan menumpuk lemak sebanyak-banyaknya di dalam
      tubuhnya, untuk dipakai sebagai bekal dalam tidur panjangnya. 

      Lalu coba kita berkaca dan mereview diri kita, adakah semangat yang luar
      biasa selayaknya ulat yang telah menggunduli dedaunan, bukankah sebuah masa
      depan dan tanggung jawab yang begitu beratnya harus kita pikul dan 
      tunaikan.
      Namun kita terbuai dan masih sering suka bermain-main, selayaknya tertipu
      oleh permainan yang sangat melenakan. 

      Masa-masa dalam kehidupan kita sebagai individu atau kelompok, pasti tak
      akan pernah luput dari masa yang menyenangkan dan kemudian digantikan
      masa-masa yang sulit, itu adalah sebuah kepastian, sepasti bergantinya 
      musim
      hujan disongsong oleh musim kemarau yang memayahkan. 

      Di dalam masa-masa senang satu saat akan berganti menjadi masa yang sulit
      dan bahkan menjadi sebuah musibah karena mengintai sebuah keterlenaan.
      Sungguh benar hadist nabi untuk mengambil kesempatan lima sebelum lima: 
      muda
      sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, hidup sebelum mati
      dan senggang sebelum sibuk. Dan bukankah kita telah diwanti-wanti untuk
      senantiasa mempersiapkan diri dengan apa saja yang kita mampu, untuk
      menggentarkan hati musuh-musuh kita. 

      Janganlah kita terlena bahkan kalah dengan hewan yang bernama ulat yang
      mempunyai etos kerja unggul dan memiliki pola pandang yang jauh ke depan
      yang meniti masa depan tersebut dengan kerja keras, karena masa depan 
      dengan
      kesulitan dan cobaan itu pasti akan datang dan menghampiri kita, maka
      persiapan yang matang dan kerja keras yang mampu menolong kita dan bukan
      kemalasan dan menunda-nunda pekerjaan.  

      Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-7354707612590189740?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/7354707612590189740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=7354707612590189740' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/7354707612590189740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/7354707612590189740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/09/belajarlah-dari-ulat.html' title='Belajarlah dari Ulat'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-3616380315584141171</id><published>2007-07-30T09:24:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:04:26.669+07:00</updated><title type='text'>Empat Isteri</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 isteri.  Dia 
mencintai isteri ke-4 dan menganugerahinya harta dan kesenangan, 
sebab ia yang tercantik di antara semua isterinya.
 
Pria ini juga mencintai isterinya yang ke-3.  ia sangat bangga dengan 
sang isteri dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita cantik 
ini kepada semua temannya.  Namun ia juga selalu kuatir kalau 
isterinya ini lari dengan pria lain.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/empat2.jpg" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Begitu juga dengan isteri ke-2.  Sang pedagang sangat menyukainya 
karena ia isteri yang sabar dan penuh pengertian.  Kapan pun pedagang 
mendapat masalah, ia selalu minta pertimbangan isteri ke-2-nya ini, 
yang selalu menolong dan mendampingi sang suami melewati masa2 sulit.
 
Sama halnya dengan isteri pertama.  Ia adalah pasangan yang sangat 
setia dan selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarganya.  
Wanita ini yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan bisnis sang 
suami.  Akan tetapi, sang pedagang kurang mencintainya meski isteri 
pertama ini begitu sayang kepadanya.

&lt;span class="fullpost"&gt;
Suatu hari si pedagang sakit dan menyadari bahwa ia akan segera 
meninggal.  Ia meresapi semua kehidupan indahnya dan berkata dalam 
hati, "Saat ini aku punya 4 isteri.  Namun saat aku meninggal, aku 
akan sendiri.  Betapa menyedihkan."&lt;br/&gt;
 
ISTERI KE-4:  NO WAY
Lalu pedagang itu memanggil semua isterinya dan bertanya pada isteri 
ke-4-nya.  "Engkaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun dan 
perhiasan indah.  Nah, sekarang aku akan mati.  Maukah kamu 
mendampingi dan menemaniku?" Ia terdiam.... tentu saja tidak!  Jawab 
isteri ke-4 dan pergi begitu saja tanpa berkata apa2 lagi.  Jawaban 
ini sangat menyakitkan hati.  Seakan2 ada pisau terhunus dan mengiris-
iris hatinya.&lt;br/&gt;
 
ISTERI KE-3:  MENIKAH LAGI
Pedagang itu sedih lalu bertanya pada isteri ke-3.  "Aku pun 
mencintaimu sepenuh hati dan saat ini hidupku akan berakhir.  Maukah 
kau ikut denganku dan menemani akhir hayatku?"  Isterinya menjawab, 
hidup begitu indah di sini.  Aku akan menikah lagi jika kau mati.  
Bagai disambar petir di siang bolong, sang pedagang sangat terpukul 
dengan jawaban tsb.  Badannya terasa demam.&lt;br/&gt;
 
ISTERI KE-2:  SAMPAI LIANG KUBUR
Kemudian ia memanggil isteri ke-2.  "Aku selalu berpaling kepadamu 
setiap kali aku mendapat masalah dan kau selalu membantuku sepenuh 
hati.  Kini aku butuh sekali bantuanmu. Kalau aku mati, maukah engkau 
mendampingiku?" Jawab sang isteri, "Maafkan aku kali ini aku tak bisa 
menolongmu. Aku hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur.  Nanti 
akan kubuatkan makam yang indah untukmu."&lt;br/&gt;
 
ISTERI KE-1:  SETIA BERSAMA SUAMI
Pedagang ini merasa putus asa.  Dalam kondisi kecewa itu, tiba2 
terdengar suara, "Aku akan tinggal bersamamu dan menemanimu kemana 
pun kau pergi.  Aku tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu.&lt;br/&gt;
 
Pria itu lalu menoleh ke samping, dan mendapati isteri pertamanya di 
sana.  Ia tampak begitu kurus.  Badannya seperti orang kelaparan.  
Merasa menyesal, sang pedagang lalu bergumam, "Kalau saja aku bisa 
merawatmu lebih baik saat aku mampu, tak akan kubiarkan engkau kurus 
seperti ini, isteriku."&lt;br/&gt;
 
HIDUP KITA DIWARNAI 4 ISTERI
Sesungguhnya, kita punya 4 isteri dalam hidup ini.  Isteri ke-4 
adalah TUBUH kita.  Seberapa banyak waktu dan biaya yang kita 
keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah.  Semua ini 
akan hilang dalam suatu batas waktu dan ruang.  Tak ada keindahan dan 
kegagahan yang tersisa saat kita menghadap kepada-Nya.&lt;br/&gt;
 
Isteri ke-3, STATUS SOSIAL DAN KEKAYAAN.  Saat kita meninggal, 
semuanya akan pergi kepada yang lain.  Mereka akan berpindah dan 
melupakan kita yang pernah memilikinya. Sebesar apapun kedudukan kita 
dalam masyarakat dan sebanyak apapun harta kita, semua itu akan 
berpindah tangan dalam waktu sekejap ketika kita tiada.&lt;br/&gt;
 
Sedangkan isteri ke-2, yakni KERABAT DAN TEMAN. Seberapa pun dekat 
hubungan kita dengan mereka, kita tak akan bisa terus bersama 
mereka.  Hanya sampai liang kuburlah mereka menemani kita.
 
Dan sesungguhnya isteri pertama kita adalah JIWA DAN AMAL KITA.  
Sebenarnya hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus 
setia mendampingi kemana pun kita melangkah.  Hanya amallah yang 
mampu menolong kita di akhirat kelak.&lt;br/&gt;
 
Jadi, selagi mampu, perlakukanlah jiwa kita dengan bijak serta jangan 
pernah malu untuk berbuat amal, memberikan pertolongan kepada sesama 
yang membutuhkan. Betapa pun kecilnya bantuan kita, pemberian kita 
menjadi sangat berarti bagi mereka yang memerlukannya.&lt;br/&gt;
 
Mari kita belajar memperlakukan jiwa dan amal kita dengan bijak.&lt;br/&gt;

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)


&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-3616380315584141171?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/3616380315584141171/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=3616380315584141171' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/3616380315584141171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/3616380315584141171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/empat-isteri.html' title='Empat Isteri'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-3124462268629143081</id><published>2007-07-23T08:49:00.001+07:00</published><updated>2007-09-04T15:05:06.604+07:00</updated><title type='text'>Kisah Sehelai Daun</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Pada sebatang pohon kecil, hiduplah beberapa daun yang tumbuh bersama. Di antara daun-daun tersebut terdapat sebuah daun yang sangat besar dan kuat. Daun itu diagung-agungkan karena kekuatannya. Dialah yang dianggap pelindung bagi daun-daun lainnya dari badai, hujan, panas matahari yang terik, dan bahaya lainnya. Suatu ketika datanglah musim kemarau yang panjang.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/daun2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;

Daun-daun di pohon kecil itu mulai layu karena tidak mendapat air dan makanan. Daun besar yang tadinya kuat dan besar mulai terlihat keriput. Ia berusaha melindungi daun-daun lainnya dari matahari yang bersinar sangat terik sehingga daun2 sahabatnya itu tidak kehilangan air lebih banyak lagi. Hari berganti hari, daun besar itu sudah sampai pada puncak usahanya. Ia mulai sobek-sobek sehingga sinar matahari mulai menembusnya. Ia mulai kehilangan kekuatannya dan daun-daun lainnya pun sudah mulai mengabaikannya karena ia tidak kuat lagi seperti dulu.
&lt;span class="fullpost"&gt;
Beberapa hari kemudian daun besar itu merasa tidak kuat lagi akhirnya ia berkata kepada teman-temannya : Teman-teman aku tidak lagi mempunyai kekuatan untuk melindungi kalian, aku akan gugur. Selamat tinggal. Setelah berkata demikian akhirnya daun besar itu pun gugurlah. Musim kemarau terus berlanjut, daun-daun di pohon kecil itu saling bertahan untuk hidup. Mereka sama sekali sudah melupakan daun besar yang telah berjasa melindungi mereka sehingga mereka dapat bertahan sampai sekarang. Musim kemarau tidak juga berakhir. Daun-daun di pohon kecil itu sudah mulai kehilangan harapan. Mereka merasa sangat kelaparan, kehausan dan akan mati. Di saat mereka putus asa, tiba tiba dirasakan adanya air dan makanan dari tanah. Mereka terheran-heran akan adanya keajaiban itu. Setelah lama mencari-cari, mereka menyadarinya. Mereka melihat bahwa daun besar itu sudah membusuk dan menghasilkan air dan sari makanan bagi mereka. Akhirnya dengan air dan sari makanan dari daun besar tadi, daun daun di pohon kecil itu berhasil bertahan sampai musim hujan datang. Daun-daun di pohon kecil itu sangat menyesal karena telah melupakan daun besar itu. Padahal sampai akhir hayatnya daun besar itu tetap menjadi pahlawan bagi daun-daun lainnya. 
Renungan bagi kita, Janganlah menilai seseorang dengan penampilan dan kekuatannya. Tuhan memberikan bantuan kepada kita melalui siapa saja bahkan melalui orang yang kita anggap telah jatuh dan hina. Ingatlah rencana Tuhan itu ajaib dan tidak pandang bulu terhadap semua hambanya.&lt;br/&gt;

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-3124462268629143081?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/3124462268629143081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=3124462268629143081' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/3124462268629143081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/3124462268629143081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/kisah-sehelai-daun.html' title='Kisah Sehelai Daun'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-2826538589940818902</id><published>2007-07-23T08:36:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:05:25.479+07:00</updated><title type='text'>Kisah Sang Tikus</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Seekor tikus mengintip di balik celah di tembok untuk mengamati sang petani dan isterinya membuka sebuah bungkusan. Ada makanan pikirnya? Dia terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan; "Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam rumah!".
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/tikus2.jpg" height="300"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggaruk tanah, mengangkat kepalanya dan berkata, "Ya maafkan aku, Pak Tikus, aku tahu ini memang masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara pribadi tak ada masalahnya. Jadi jangan buat aku peninglah”. Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing, katanya, "Ada perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di rumah!". "Wah, aku menyesal dengar khabar ini," si kambing menghibur dengan penuh simpati, "tetapi tak ada sesuatupun yang bisa kulakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu sentiasa ada dalam doa doaku!".
&lt;span class="fullpost"&gt;
Tikus kemudian berbelok menuju si lembu. "Oh? sebuah perangkap tikus, jadi saya dalam bahaya besar ya?" kata lembu itu sambil ketawa. Jadi tikus itu kembalilah ke rumah, kepala tertunduk dan merasa begitu patah hati, kesal dan sedih, terpaksa menghadapi perangkap tikus itu sendirian. Malam itu juga terdengar suara bergema diseluruh rumah, seperti bunyi perangkap tikus yang berjaya menangkap mangsanya. Isteri petani berlari pergi melihat apa yang terperangkap. Di dalam kegelapan itu dia tak bias melihat bahwa yang terjebak itu adalah seekor ular berbisa. Ular itu sempat mematuk tangan isteri petani itu. Petani itu bergegas membawanya ke rumah sakit. Dia kembali ke rumah dengan demam. Sudah menjadi kebiasaan setiap orang akan memberikan orang yg sakit demam panas minum sup ayam segar, jadi petani itu pun mengambil goloknya dan pergilah dia ke belakang mencari bahan-bahan untuk supnya itu. Penyakit isterinya berkelanjutan sehingga teman-teman dan tetangganya dating menjenguk, dari jam ke jam selalu ada saja para tamu. Petani itupun menyembelih kambingnya untuk memberi makan para tamu itu. Isteri petani itu tak kunjung sembuh. Dia meninggal, jadi makin banyak lagi orang-orang yang datang untuk pemakamannya sehingga petani itu terpaksalah menyembelih lembunya agar dapat memberi makan para pelayat itu.&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;  
Moral kisah ini:&lt;br/&gt;
Apabila kamu dengar ada seseorang yang menghadapi masalah dan kamu piker itu tidak ada kaitannya dengan kamu, ingatlah bahwa apabila ada 'perangkap tikus' di dalam rumah, seluruh 'ladang pertanian' ikut menanggung risikonya.&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
Sikap mementingkan diri sendiri lebih banyak keburukan dari baiknya.
&lt;br/&gt;
Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-2826538589940818902?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/2826538589940818902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=2826538589940818902' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/2826538589940818902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/2826538589940818902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/kisah-sang-tikus.html' title='Kisah Sang Tikus'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-43978364144790198</id><published>2007-07-23T08:31:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:05:41.484+07:00</updated><title type='text'>Anak Mantan PM Thailand Bekerja di McD</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Para orangtua bisa mencontoh gaya mendidik anak PM Thailand. Meski berstatus orang nomor satu di pemerintahan Negeri Gajah Putih itu, yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas wah, tak membuat Thaksin Shinawatra memanjakan buah hatinya. Dia dengan bangga mengumumkan jika anaknya Paetongtarn Shinawatra bekerja sebagai pelayan di restoran siap saji McD.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/mcd2.jpg" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;

Lebih mengagumkan lagi, Paetongtarn, remaja putri ini mendapatkan pekerjaan itu dengan usahanya sendiri. Awalnya Paetongtarn Shinawatra ingin 'menjaga identitasnya' ketika bekerja sebagai pramusaji di McD. Tapi keinginan itu gagal gara-gara ayahnya yang perdana menteri mampir sambil membawa reporter.
&lt;span class="fullpost"&gt;
Paetongtarn berhasil mendapatkan pekerjaan sebagai pelayan restoran siap saji McDonald's dengan usahanya sendiri. Paetongtarn adalah putri bungsu Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, yang sebenarnya merupakan salah satu orang terkaya di negara gajah putih tersebut. Thaksin mengatakan bahwa walau berasal dari keluarga milioner, ia ingin generasi berikutnya bisa belajar untuk menghargai uang dan kerja keras. "Anak-anak sekarang setelah lulus sekolah tak tahu bagaimana caranya bekerja. Saya ingin Paetongtarn mempunyai pengalaman tentang hidup. Ia anak bungsu dan ketika lahir, orangtuanya sudah punya status. Uang bukan tujuan utama, tapi pengalaman," tambahnya. Paetongtarn, 17 tahun, bekerja paruh waktu dengan gaji 24 baht per jam atau sekitar Rp5.000. Ia mengatakan bangga bisa mengikuti jejak orangtuanya. Thaksin bekerja di Kentucky Fried Chicken saat kuliah di Eastern Kentucky University. Ketika ia mengambil gelar doktor di Sam Houston State University, Texas, istrinya Potjaman membantunya membiayai hidup dengan bekerja di Burger King. (atc)&lt;br/&gt;

Sumber: http://www.sapos.co.id/berita/index.asp?id=24768

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-43978364144790198?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/43978364144790198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=43978364144790198' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/43978364144790198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/43978364144790198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/anak-mantan-pm-thailand-bekerja-di-mcd.html' title='Anak Mantan PM Thailand Bekerja di McD'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-1292003957734761677</id><published>2007-07-23T08:28:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:06:20.966+07:00</updated><title type='text'>Los Felidas, Penantian Seperempat Abad</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
* Mengingat dan Menyadarkan kita kehangatan
dan kasih sayang tulus seorang MAMA.


Los Felidas adalah nama sebuah jalan di ibu kota sebuah negara di Amerika Selatan, yang terletak di kawasan terkumuh diseluruh kota. Ada sebuah kisah yang menyebabkan jalan itu begitu dikenang orang, dan itu dimulai dari kisah seorang pengemis wanita yang juga ibu seorang gadis kecil. Tidak seorangpun yang tahu nama aslinya, tapi beberapa orang ahu sedikit masa lalunya, yaitu bahwa ia bukan penduduk asli disitu, melainkan dibawa oleh suaminya dari kampung halamannya.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/losFelidas2.jpg" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
kebanyakan kota besar di dunia ini, kehidupan masyarakat kota terlalu berat untuk mereka, dan belum setahun mereka di kota itu, mereka kehabisan seluruh uangnya, dan pada suatu pagi mereka sadar bahwa mereka tidak tahu dimana mereka tidur malam nanti dan tidak sepeserpun
uang ada dikantong.

Padahal mereka sedang menggendong bayi mereka yang berumur 1 tahun. Dalam keadaan panik dan putus asa, mereka berjalan dari satu jalan ke jalan lainnya, dan akhirnya tiba di sebuah jalan sepi dimana puing-puing sebuah toko seperti memberi mereka sedikit tempat untuk berteduh.

&lt;span class="fullpost"&gt;
Saat itu angin Desember bertiup kencang, membawa titik-titik air yang dingin. Ketika mereka beristirahat dibawah atap toko itu, sang suami berkata: "Saya harus meninggalkan kalian sekarang. Saya harus mendapatkan pekerjaan, apapun, kalau tidak malam nanti kita akan tidur disini." Setelah mencium bayinya ia pergi. Dan ia tidak pernah kembali.

Tak seorangpun yang tahu pasti kemana pria itu pergi, tapi beberapa orang seperti melihatnya menumpang kapal yang menuju ke Afrika. Selama beberapa hari berikutnya sang ibu yang malang terus menunggu Kedatangan suaminya, dan bila malam tidur di emperan toko itu. Pada hari ketiga, ketika mereka sudah kehabisan susu, orang-orang yang lewat mulai memberi mereka uang kecil, dan jadilah mereka pengemis di sana selama 6 bulan berikutnya. Pada suatu hari, tergerak oleh Semangat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, ibu itu bangkit dan memutuskan untuk bekerja. Masalahnya adalah di mana ia harus menitipkan anaknya, yang kini sudah hampir 2 tahun dan tampak amat cantik jelita. Tampaknya tidak ada jalan lain kecuali meninggalkan anak itu disitu dan berharap agar nasib tidak memperburuk keadaan mereka.

Suatu pagi ia berpesan pada anak gadisnya, agar ia tidak kemana-mana, tidak ikut siapapun yang mengajaknya pergi atau menawarkan gula-gula. Pendek kata, gadis kecil itu tidak boleh berhubungan dengan siapapun selama ibunya tidak ditempat. "Dalam beberapa hari mama akan mendapatkan cukup uang untuk menyewa kamar kecil yang berpintu, dan kita tidak lagi tidur dengan angin di rambut kita". Gadis itu mematuhi pesan ibunya dengan penuh kesungguhan. Maka sang ibu mengatur kotak kardus dimana mereka tinggal selama 7 bulan agar tampak kosong, dan membaringkan anaknya dengan hati-hati di dalamnya. Di sebelahnya ia meletakkan sepotong roti. Kemudian, dengan mata basah ibu itu menuju kepabrik sepatu, di mana ia bekerja sebagai pemotong kulit.

Begitulah kehidupan mereka selama beberapa hari, hingga di kantong sang ibu kini terdapat cukup uang untuk menyewa sebuah kamar berpintu di daerah kumuh. Dengan suka cita ia menuju ke penginapan orang-orang miskin itu, dan membayar uang muka sewa kamarnya. Tapi siang itu juga sepasang suami istri pengemis yang moralnya amat rendah menculik gadis cilik itu dengan paksa, dan membawanya sejauh 300 kilometer ke pusat kota. Di situ mereka mendandani gadis cilik itu dengan baju baru, membedaki wajahnya, menyisir rambutnya dan membawanya ke sebuah rumah mewah dipusat kota. Di situ gadis cilik itu dijual. Pembelinya adalah pasangan suami istri dokter yang kaya, yang tidak pernah bisa punya  anak sendiri walaupun mereka telah menikah selama 18 tahun.

Mereka memberi nama anak gadis itu Serrafona, dan mereka memanjakannya dengan amat sangat. Di tengah-tengah kemewahan istana itulah gadis kecil itu tumbuh dewasa. Ia belajar kebiasaan-kebiasaan orang terpelajar seperti merangkai bunga, menulis puisi dan bermain piano. Ia bergabung dengan kalangan-kalangan kelas atas, dan mengendarai Mercedes Benz kemanapun ia pergi.

Satu hal yang baru terjadi menyusul hal lainnya, dan bumi terus berputar tanpa kenal istirahat. Pada umurnya yang ke-24, Serrafona dikenal sebagai anak gadis Gubernur yang amat jelita, yang pandai bermain piano, dan yang sedang menyelesaikan gelar dokternya. Ia adalah figur gadis yang menjadi impian tiap pemuda, tapi cintanya direbut oleh
seorang dokter muda yang welas asih, yang bernama Geraldo.

Setahun setelah perkawinan mereka, ayahnya wafat, dan Serrafona beserta suaminya mewarisi beberapa perusahaan dan sebuah real-estate sebesar 14 hektar yang diisi dengan taman bunga dan istana yang paling megah di kota itu. Menjelang hari ulang tahunnya yang ke-27, sesuatu terjadi merubah kehidupan wanita itu. Pagi itu Serrafona sedang membersihkan kamar mendiang ayahnya yang sudah tidak pernah dipakai lagi, dan di laci meja kerja ayahnya ia melihat selembar foto seorang anak bayi yang digendong sepasang suami istri. Selimut yang dipakai untuk menggendong bayi itu lusuh, dan bayi itu sendiri tampak tidak terurus, karena walaupun wajahnya dilapisi bedak tetapi rambutnya tetap kusam. Sesuatu ditelinga kiri bayi itu membuat jantungnya berdegup kencang. Ia mengambil kaca pembesar dan mengkonsentrasikan pandangannya pada telinga kiri itu. Kemudian ia membuka lemarinya sendiri, dan mengeluarkan sebuah kotak kayu mahoni. Di dalam kotak yang berukiran indah itu dia menyimpan seluruh barang-barang pribadinya, dari kalung-kalung berlian hingga surat-surat pribadi. Tapi diantara benda-benda mewah itu terdapat sesuatu terbungkus kapas kecil, sebentuk anting-anting melingkar yang amat sederhana, ringan dan bukan emas murni. Ibunya almarhum memberinya benda itu sambil berpesan untuk tidak kehilangan benda itu. Ia sempat bertanya, kalau itu anting-anting, dimana satunya. Ibunya menjawab bahwa hanya itu yang ia punya. Serrafona menaruh anting-anting itu didekat foto. 

Sekali lagi ia mengerahkan seluruh kemampuan melihatnya dan perlahan-lahan air matanya berlinang. Kini tak ada keragu-raguan lagi bahwa bayi itu adalah dirinya sendiri. Tapi kedua pria wanita yang menggendongnya, yang tersenyum dibuat-buat, belum penah dilihatnya sama sekali. Foto itu seolah membuka pintu lebar-lebar pada ruangan yang selama ini mengungkungi pertanyaan -pertanyaannya, misalnya: kenapa bentuk wajahnya berbeda dengan wajah kedua orang tuanya, kenapa ia tidak menuruni golongan darah ayahnya. Saat itulah, sepotong ingatan yang sudah seperempat abad terpendam, berkilat di benaknya, bayangan seorang wanita membelai kepalanya dan mendekapnya di dada. Di ruangan itu mendadak Serrafona merasakan betapa dinginnya sekelilingnya tetapi ia juga merasa betapa hangatnya kasih sayang dan rasa aman yang dipancarkan dari dada wanita itu. Ia seolah merasakan dan mendengar lewat dekapan itu bahwa daripada berpisah lebih baik mereka mati bersama. Matanya basah ketika ia keluar dari kamar dan menghampiri suaminya yang sedang membaca koran: "Geraldo, saya adalah anak seorang pengemis, dan mungkinkah ibu saya masih ada di jalan sekarang setelah 25 tahun?". Itu adalah awal dari kegiatan baru mereka mencari masa lalu Serrafonna. Foto hitam-putih yang kabur itu diperbanyak puluhan ribu lembar dan disebar ke seluruh jaringan kepolisian diseluruh negeri. Sebagai anak satu-satunya dari bekas pejabat yang cukup berpengaruh di kota itu, Serrafonna mendapatkan dukungan dari seluruh kantor kearsipan
kantor surat kabar dan kantor catatan sipil. Ia membentuk yayasan-yayasan untuk mendapatkan data dari seluruh panti-panti orang jompo dan
badan-badan sosial di seluruh negeri dan mencari data tentang seorang wanita. Bulan demi bulan lewat, tapi tak ada perkembangan apapun dari usahanya. Mencari seorang wanita yang mengemis 25 tahun yang lalu di negeri dengan populasi 90 juta bukan sesuatu yang mudah. Tapi Serrafona tidak punya pikiran untuk menyerah. Dibantu suaminya yang begitu penuh pengertian, mereka terus menerus meningkatkan pencarian mereka. Kini, tiap kali bermobil, mereka sengaja memilih daerah-daerah kumuh, sekedar untuk lebih akrab dengan nasib baik. Terkadang ia berharap agar ibunya sudah almarhum sehingga ia tidak terlalu menanggung dosa mengabaikannya selama seperempat abad. Tetapi ia tahu, entah bagaimana, bahwa ibunya masih ada, dan sedang menantinya sekarang. Ia memberitahu suaminya keyakinan itu berkali-kali, dan suaminya mengangguk-angguk penuh pengertian. Pagi, siang dan sore ia berdoa: "Tuhan, ijinkan saya untuk satu permintaan terbesar dalam hidup saya: temukan saya dengan ibu saya". Tuhan mendengarkan doa itu. Suatu sore mereka menerima kabar bahwa ada seorang wanita yang mungkin bisa membantu mereka menemukan ibunya. Tanpa membuang waktu, mereka terbang ke tempat itu sebuah rumah kumuh di daerah lampu merah, 600 km dari kota mereka. Sekali melihat, mereka tahu bahwa wanita yang separoh buta itu, yang kini terbaring sekarat, adalah wanita di dalam foto. Dengan suara putus-putus, wanita itu mengakui bahwa ia memang pernah mencuri seorang gadis kecil ditepi jalan, sekitar 25 tahun yang lalu. Tidak banyak yang diingatnya, tapi diluar dugaan ia masih ingat kota dan bahkan potongan jalan dimana ia mengincar gadis kecil itu dan kemudian menculiknya. Serrafona memberi anak perempuan yang menjaga wanita itu sejumlah uang, dan malam itu juga mereka mengunjungi kota dimana Serrafonna diculik. Mereka tinggal di sebuah hotel mewah dan mengerahkan orang-orang mereka untuk mencari nama jalan itu. Semalaman Serrafona tidak bisa tidur. Untuk kesekian kalinya ia bertanya-tanya kenapa ia begitu yakin bahwa ibunya masih hidup sekarang, dan sedang menunggunya, dan ia tetap tidak tahu jawabannya.

Dua hari lewat tanpa kabar. Pada hari ketiga, pukul 18:00 senja, mereka menerima telepon dari salah seorang staff mereka. "Tuhan maha kasih, Nyonya, kalau memang Tuhan mengijinkan, kami mungkin telah menemukan ibu Nyonya. Hanya cepat sedikit, waktunya mungkin tidak banyak lagi."

Mobil mereka memasuki sebuah jalanan yang sepi, dipinggiran kota yang kumuh dan banyak angin. Rumah-rumah di sepanjang jalan itu tua-tua dan kusam. Satu, dua anak kecil tanpa baju bermain-main ditepi jalan. Dari jalanan pertama, mobil berbelok lagi kejalanan yang lebih kecil, kemudian masih belok lagi kejalanan berikutnya yang lebih kecil lagi.

Semakin lama mereka masuk dalam lingkungan yang semakin menunjukkan kemiskinan. Tubuh Serrrafona gemetar, ia seolah bisa mendengar panggilan itu. "Lekas, Serrafonna, mama menunggumu, sayang". Ia mulai berdoa "Tuhan, beri saya setahun untuk melayani mama. Saya akan melakukan apa saja". Ketika mobil berbelok memasuki jalan yang lebih kecil, dan ia bisa membaui kemiskinan yang amat sangat, ia berdoa: "Tuhan beri saya sebulan saja". Mobil belok lagi kejalanan yang lebih kecil, dan angin yang penuh derita bertiup, berebut masuk melewati celah jendela mobil yang terbuka. Ia mendengar lagi panggilan mamanya, dan ia mulai menangis: "Tuhan, kalau sebulan terlalu banyak, cukup beri kami seminggu untuk saling memanjakan". Ketika mereka masuk belokan terakhir, tubuhnya menggigil begitu hebat sehingga Geraldo memeluknya erat-erat. Jalan itu bernama Los Felidas. Panjangnya sekitar 180 meter dan hanya kekumuhan yang tampak dari sisi ke sisi, dari ujung keujung. Di tengah-tengah jalan itu, di depan puing-puing ditengah-tengahnya, terbaring seorang wanita tua dengan pakaian sehitam jelaga, tidak bergerak-gerak. Mobil mereka berhenti diantara 4 mobil mewah lainnya dan 3 mobil polisi. Di belakang mereka sebuah ambulans berhenti, diikuti empat mobil rumah sakit lain. Dari kanan kiri muncul pengemis- pengemis yang segera memenuhi tempat itu. "Belum bergerak dari tadi." lapor salah seorang. Pandangan Serrafona gelap tapi ia menguatkan dirinya untuk meraih kesadarannya dan turun. Suaminya dengan sigap sudah meloncat keluar, memburu ibu mertuanya. "Serrafona, kemari cepat!
Ibumu masih hidup, tapi kau harus menguatkan hatimu”. Serrafona memandang tembok dihadapannya, dan ingat saat ia menyandarkan kepalanya ke situ. Ia memandang lantai di kakinya dan ingat ketika ia belajar berjalan. Ia membaui bau jalanan yang busuk, tapi mengingatkannya pada masa kecilnya. Air matanya mengalir keluar ketika ia melihat suaminya menyuntikkan sesuatu ke tangan wanita yang terbaring itu dan memberinya isyarat untuk mendekat. "Tuhan", ia meminta dengan seluruh jiwa raganya, "beri kami sehari, Tuhan, biarlah saya membiarkan mama mendekap saya dan memberitahunya bahwa selama 25 tahun ini hidup saya amat bahagia. Jadi mama tidak menyia-nyiakan saya". Ia berlutut dan meraih kepala wanita itu kedadanya. Wanita tua itu perlahan membuka matanya dan memandang keliling, ke arah kerumunan orang-orang berbaju mewah dan perlente, ke arah mobil-mobil yang mengkilat dan ke arah wajah penuh air mata yang tampak seperti wajahnya sendiri ketika ia masih muda.

"Mama....", ia mendengar suara itu, dan ia tahu bahwa apa yang ditunggunya tiap malam – antara waras dan tidak - dan tiap hari - antara sadar dan tidak - kini menjadi kenyataan. Ia tersenyum, dan dengan seluruh kekuatannya menarik lagi jiwanya yang akan lepas. Perlahan ia membuka genggaman tangannya, tampak sebentuk anting-anting yang sudah menghitam. Serrafona mengangguk, dan tanpa perduli sekelilingnya ia berbaring di atas jalanan itu dan merebahkan kepalanya di dada mamanya. "Mama, saya tinggal di istana dan makan enak tiap hari. Mama jangan pergi dulu. Apapun yang mama mau bias kita lakukan bersama-sama. Mama ingin makan, ingin tidur, ingin bertamasya, apapun bisa kita bicarakan. Mama jangan pergi dulu... Mama...”. Ketika telinganya menangkap detak jantung yang melemah, ia berdoa lagi kepada Tuhan: "Tuhan maha pengasih dan pemberi, Tuhan..... satu jamsaja..... satu jam saja.....". Tapi dada yang didengarnya kini sunyi, sesunyi senja dan puluhan orang yang membisu. Hanya senyum itu, yang menandakan bahwa penantiannya selama seperempat abad tidak berakhir sia-sia.&lt;br/&gt;
Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-1292003957734761677?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/1292003957734761677/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=1292003957734761677' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/1292003957734761677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/1292003957734761677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/los-felidas-penantian-seperempat-abad.html' title='Los Felidas, Penantian Seperempat Abad'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-8278275202881421767</id><published>2007-07-20T08:49:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:06:42.004+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Pemenang</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Martin Luther King Jr. berkata, "Jadilah tukang sapu jalanan Layaknya Michael Angelo melukis atau Shakespeare menulis puisi, sehingga segenap penghuni bumi akan tertegun lalu berujar, Wahai inilah tukang sapu jalan yang melakukan tugasnya dengan baik."
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/cup2.jpg" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Bekerja dengan baik, itulah yang ditempuh banyak orang untuk memetik keberhasilan. Kemmons mencium kebutuhan pelancong akan motel sederhana tapi bersih, Ia pun mendirikan Holiday Inns.
Sam Walton bercita-cita membangun jaringan toko kelontong dengan harga murah dan pelayanan ramah, hasilnya Wal-Mart jaringan pasar swalayan terbesar di AS.
&lt;span class="fullpost"&gt;
Menjadi orang sukses tak perlu menunggu punya gelar, mulailah sekarang juga. Pilih hal yang sederhana baru kemudian mengembangkannya. Misalnya, adakah yang lebih sederhana dari menjawab telepon? Tapi berapa orang yang bias melakukannya dengan baik? Saya harus mewawancarai puluhan pelamar sebelum menemukan seorang resepsionis yang mampu menjawab dan berbicara melalui telepon dengan baik.

Bersungguh-sungguhlah melakukan apapun, entah itu berkebun, berbenah rumah, mencuci, memasak, dll. Bila ada pelayan hotel terbaik di dunia, yang membersihkan kamar hotel sebagai kerja seni; atau juru masak yang mengesankan tamu dgn hidangan sederhana tapi disiapkan dgn lezatnya; atau pramuniaga yang melayani pelanggan seperti melayani orang terpenting di dunia, Saya yakin orang akan berebut mempekerjakan dan membayar mereka dgn gaji tinggi.

Pelajari minat, bakat, dan kemampuan anda. Peluang tidak pernah berujung. Banyak orang yg tidak kreatif dgn kemampuannya sendiri.  Mereka malah mengharapkan kemampuan yg tidak dimiliki, sementara kemampuan sendiri tidak dimanfaatkan. Ini ibarat orang pendek kecil menghampiri kawannya yg tinggi besar, lalu berkata : "Kalau badanku sebesar kamu, akan kurambah gunung, kutangkap beruang terbesar, lalu kurobek-robek badannya." Si besar menatap si kecil sambil tersenyum, "Beruang kecil kan juga banyak di hutan!" Renungkanlah itu. Anda pernah mengeluh karena tidak mampu mengatasi beruang besar, sementara beruang-beruang kecil yg bisa anda atasi menari-nari di sekitar anda? Kita mesti mau memanfaatkan apa yg kita punyai, di mana kita berada, dan mengambil yg terbaik dari situ. Rahasia yg mengubah orang menjadi pemenang: lakukan hal yg biasa dgn cara yg luar biasa. Juga harap diingat: Pemenang selalu mencari jalan untuk menang, sementara pecundang mencari dalih jikalau kalah.

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-8278275202881421767?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/8278275202881421767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=8278275202881421767' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/8278275202881421767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/8278275202881421767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/menjadi-pemenang.html' title='Menjadi Pemenang'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-8868855748305811315</id><published>2007-07-20T08:41:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:07:01.866+07:00</updated><title type='text'>"Weakness or Strength"</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Terkadang kelemahan terbesar kita bisa menjadi kekuatan terbesar kita. Cerita ini tentang seorang anak berumur 10 tahun yang memutuskan untuk mempelajari Judo, walaupun dia telah kehilangan tangan kirinya dalam sebuah kecelakaan mobil.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/kekuatan2.jpg"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Anak itu pun memulai latihannya dengan seorang Guru master Judo, dan selama berlatih dia menunjukkan kemajuan, akan tetapi setelah tiga bulan, pelatihnya hanya terus mengajarkannya satu Jurus.

“Guru,” anak itu akhirnya berceloteh, “Bukankah aku seharusnya mempelajari jurus baru?”. “Jurus ini hanya satu-satunya yang kau tahu, tapi jurus ini satu-satunya jurus yang kau butuhkan,” jawab Gurunya.
&lt;span class="fullpost"&gt;
Tetap tidak mengerti, tetapi yakin kepada perkataan gurunya, anak itu pun terus berlatih. Beberapa bulan kemudian, sang Guru membawa anak itu ke Pertandingan Judo Pertamanya. Kaget akan kemampuannya, anak itu dengan mudah memenangkan dua pertandingan penyisihan. Pertandingan ketiga ternyata lebih sulit, tetapi setelah beberapa waktu, lawan anak itu menjadi tidak sabar dan menyerangnya; sudah pasti anak itu hanya menggunakan satu-satunya jurus yang diketahuinya dan Menang. Masih terkejut pada keberhasilannya, kemudian anak itu masuk babak Final.

Kali ini, lawannya lebih besar, lebih kuat dan pengalaman. Sepintas lalu, anak itu tampaknya kalah jauh. Khawatir akan keselamatan anak itu, wasit menetapkan waktu rehat. Si wasit hampir saja menghentikan pertandingan ketika Guru anak itu menghentikannya. 
“Tidak,” Si Guru bersikeras, “Biarkan dia melanjutkan pertandingan”. Beberapa saat setelah pertandingan dilanjutkan kembali, lawannya melakukan kesalahan fatal; dia tidak memasang kuda-kuda. Seketika, anak itu menggunakan ‘Jurusnya’ untuk mengunci lawannya. Akhirnya, anak itu memenangkan pertandingan dan turnamen. Dia menjadi Juara. Dalam perjalanan pulang, Guru dan murid mengulas setiap jurus dalam tiap pertandingan. Kemudian anak itu memberanikan diri untuk bertanya satu hal yang sedang dipikirkannya.

“Guru, bagaimana saya bisa memenangkan Turnamen itu dengan hanya satu jurus?”. “Kau menang dengan dua alasan,” sang Guru menjawab. “Pertama, kau hampir menguasai jurus bantingan yang paling sulit dalam Judo. Dan kedua, satu-satunya cara untuk melawan Jurus  itu adalah Lawanmu harus menangkap lengan kirimu.”

Kelemahan terbesar anak itu telah menjadi Kekuatan terbesarnya. Translated by David Hamzah Damian from “Bits &amp; Pieces, August 15, 1996,
Economic Press Inc”
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-8868855748305811315?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/8868855748305811315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=8868855748305811315' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/8868855748305811315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/8868855748305811315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/weakness-or-strength.html' title='&quot;Weakness or Strength&quot;'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-4909857470427018342</id><published>2007-07-20T08:30:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:07:19.065+07:00</updated><title type='text'>Kunci Kegagalan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Kita semua tidak ingin gagal. Kita semua menghindari kegagalan. Tetapi rupanya kegagalan sangat akrab dalam kehidupan kita. Banyak target yang tak tercapai , banyak cita-cita yang tak terealisir, dan banyak harapan tinggallah kosong.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/gagal.jpg" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Mengapa kita gagal dan tidak mencapai keberhasilan? Mengapa kita belum berhasil dan menemui kegagalan? Apakah kegagalan merupakan realitas  wajib sehingga keberhasilan dapat kita apresiasikan? Pertanyaan-pertanyaan diatas sering menghantui kita dan memerlukan jawaban dari kita masing-masing.
&lt;span class="fullpost"&gt;
Kegagalan tidak terjadi dalam semalam. Keberhasilanpun tidak dicapai dalam sehari. Kedua tesis di atas sangat sederhana tetapi juga sangat benar. Saya teringat ucapan seorang dokter tetangga saya, ketika pulang mengantarkan tetangga kami yang kena serangan jantung ke rumah sakit gawat darurat. Dia berkata bahwa sebetulnya serangan jantung tidak datang dengan tiba-tiba, tetapi bertahun-tahun bahkan berpuluh-puluh tahun penyakit jantung telah ditimbun mulai dari merokok terlalu banyak, minum kopi terlalu banyak, malas olahraga sehingga sedikit demi sedikit pembuluh darah semakin menyempit.

Akhirnya sedemikian sempitnya sehingga kegagalan jantung terjadi. Benarlah bahwa kegagalan jantung tidak terjadi dalam semalam melainkan ditumpuk bertahun-tahun, sedikit demi sedikit. Keberhasilan pun berlangsung dengan modus yang sama, sedikit demi sedikit keberhasilan ditumpuk sedemikian rupa sehingga keberhasilan itu lama kelamaan besar. Secara teoritis jika seseorang mempelajari lima kata bahasa Inggeris perhari maka dalam setahun dia akan memiliki hampir dua ribu kosa kata dan dalam lima tahun pasti bias menguasai sepuluh ribu kosa kata. Tetapi berapa banyakkah orang yang lulus perguruan tinggi mampu berbahasa Inggris dengan lancar? Tidak banyak. Mengapa? Karena mereka gagal menghafal lima bahasa Inggeris perhari.

Masih banyak contoh dapat kita berikan tentang kebenaran tesis bahwa keberhasilan adalah kemampuan mengambil langkah-langkah kecil untuk mencapai hasil yang besar. Dan bahwa kegagalan adalah ketidakmampuan menghindari hal-hal kecil sampai ia menumpuk sedemikian besar dan tak terhindarkan lagi konsuekuensinya. Maka rahasia kegagalan adalah gagal mengucapkan selamat pagi, gagal mengucapkan terima kasih, gagal minta maaf, gagal mengurangi sepiring nasi dari diet harian, gagal memberi perhatian pada seorang staff, gagal mengusulkan kenaikan pangkat anak buah, gagal tersenyum, gagal bertekun setengah jam, gagal berolahraga setengah jam per hari, gagal sholat sepuluh menit per waktu, gagal membawa mobil ke bengkel untuk servis rutin, gagal menabung 5% dari penghasilan per bulan, gagal menutup mulut dari ucapan tak bermutu, dan ribuan kegagalan kecil lainnya. Orang bijak berkata berkata bahwa hal-hal kecil memang sepele, tetapi setia pada perkara-perkara kecil adalah hal yang besar. 

*Dari Cendol ke Jip*
Jika cendolku ini habis terjual, akan kubeli seekor induk ayam. Lalu ayamnya kupelihara. Bertelor banyak sekali. Selanjutnya aku memiliki banyak anak ayam," demikian seorang tukang cendol berangan-angan sambil setengah mengantuk. Sementara cendolnya sejak pagi belum juga laku barang segelaspun. Dia bersandar pada batang pohon yang rindang sehingga terlindung dari sengatan matahari. Dia berharap semoga ada pembeli menghampiri. Anaknya yang belum terjamah wajib sekolah, ikut menemaninya berjualan. Di balik pohon itu si anak asyik bermain jangkrik. 
"Wah, kalau ayam-ayam ini kupelihara terus pastilah jadi babon semua. Kujual, lalu kubeli kambing betina sebagai gantinya," pikir tukang cendol melanjutkan angannya. Begitu asyiknya ia berkhayal, sampai setengah mengingau, sehingga memancing perhatian anaknya.

"Kambing lalu besar. Beranak pinak. Lalu menjadi besar. Kujual semua. Lantas kubeli anak kerbau. Kupelihara baik-baik, jadi besar, wah … aku ini kaya. Punya banyak kerbau, he … he … he," tukang cendol benar- benar hanyut oleh sukacita menikmati khayalnya. 
"Nanti kerbaunya boleh saya naiki, ya pak? kata anaknya yang dari tadi menyaksikan bapaknya mengigau, melakonkan impiannya seolah-olah telah terjadi.

Kaget oleh interupsi ini sang bapak menghardik, "Tidak boleh. Nantinya kerbaunya jadi cebol!". "Boleh dong pak! Masak sih kerbau jadi cebol?" rengek anaknya. Merasa terganggu, dijitaklah anaknya sampai menangis dan berlari menjauh. Tukang cendol tak perduli dan melanjutkan khayalnya, "Kerbau-kerbauku kujual semua lalu kubeli jip: rrrrr … kuinjak gasnya … lari … oh … asyik …!" sambil mempraktekkan menekan pedal gas jip barunya.

Tapi malang, pedal jip dalam impian yang ditekan itu ternyata gentong cendol. Gentong berantakan. Cendol tumpah disertai berakhirnya mimpi di siang bolong. Dengan wajah lesu dipandangnya cendol yang berserakan di tanah. Ia tak tahu harus berbuat apa. Si anak yang sudah berhenti menangis dan berdiri agak jauh, terkejut mendengar bunyi gentong pecah. Ia tak mengerti mengapa bapaknya "ngamuk".

Sayang memang, padahal impian itu sebetulnya feasible. Namun, terlepas dari kemalangan yang menimpanya, tukang cendol tersebut telah mampu membangun dalam pikirannya suatu cara menjadi kaya. Perkara apakah jalan pikiran itu dapat direalisasikan, itu memang hal lain. Tak kurang Johann Wolfgang Van Goethe pernah berkata, "Thinking is easy, acting is difficult, and to put one's thought into action is the most difficult thing in the world". Hal yang tersulit ini, tak enaknya, harus mampu dilakukan oleh manajer. Manajer harus bisa "to get (planned) things done". Atau sebaliknya: ukuran kemanajeran seseorang ialah apakah ia mampu membuat ide menjadi kenyataan: dari cendol menjadi jip!

Semoga Anda para manajer, diberiNya kekuatan dan kebijaksanaan melakukan hal yang tersulit ini.

Sumber: Kunci Kegagalan oleh Jansen H Sinamo - Jansen Sinamo
WorkEthos Training Center
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-4909857470427018342?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/4909857470427018342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=4909857470427018342' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/4909857470427018342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/4909857470427018342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/kunci-kegagalan.html' title='Kunci Kegagalan'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-905668112682911928</id><published>2007-07-18T12:16:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:07:37.052+07:00</updated><title type='text'>MASIH ADAKAH HARI ESOK?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia selalu mengangap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, mengganggu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/panorama.jpg" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf, dia selalu berkata, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."
Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar saja. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya.
Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."&lt;br/&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
 Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah                   temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat                   temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur.                   Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya                   banyak teman baik yang lain.

Dia dan teman-temannya melakukan segala sesuatu                  bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik. Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang cewek yang sangat cantik dan baik. Cewek ini                   kemudian menjadi pacarnya.

Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.                   Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi                   dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan                   lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek,                   besok saja aku hubungin mereka." Ini tidak terlalu mengganggu dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar. Jadi,                   waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.

Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya. Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada                   istrinya "Aku cinta kamu", tapi dia tidak pernah melakukannya.                   Alasannya, "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya."

Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi                   dia tidak tahu ini akan  perpengaruh pada anak-anaknya.                   Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.

Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas                   dalam kecelakaan, istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cinta kamu", istrinya telah meninggal dunia.

Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar bahwa anak anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya.
Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak                   pernah meluangkan waktunya untuk mereka.
Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New Zealand, dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah jompo tersebut.

Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya. Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya. Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata kepadanya, "Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu...." Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir. Dia meninggal dunia dengan airmata di pipinya.

                  ~~~

Waktu itu nggak pernah berhenti. Anda terus maju dan maju, sebelum benar-benar menyadari, anda ternyata telah maju terlalu jauh. Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah!
Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera. Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kamu merasa kamu ingin bilang sama seseorang bahwa kamu sayang dia, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus pikir bahwa kamu lain hari baru akan memberitahu dia, hari ini tidak pernah akan datang.

Jika kamu selalu pikir bahwa besok akan datang, maka "besok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu baru sadar bahwa waktu telah meninggalkanmu.

&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-905668112682911928?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/905668112682911928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=905668112682911928' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/905668112682911928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/905668112682911928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/masih-adakah-hari-esok.html' title='MASIH ADAKAH HARI ESOK?'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-8560933533168538192</id><published>2007-07-18T10:32:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:08:02.543+07:00</updated><title type='text'>Penebang Kayu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Suatu ketika, hiduplah seorang penebang kayu muda. Dia tinggal bersama seorang istri yang baik. Setiap hari, penebang ini pergi ke hutan, dan menebang setiap pohon yang layak untuk dipotong, lalu menjualnya ke kota.

Pada suatu pagi, si Penebang berkata pada istrinya, "Bu, aku akan menebang 10 pohon hari ini. Aku merasa, aku masih kuat untuk itu semua." Sang istri merasa senang. Ia pun lalu melepas kepergian suaminya ke hutan. Betul saja, di senja hari, Penebang itu kembali 
dengan membawa uang hasil penjualan 10 pohon.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/penebangkayu2.jpg"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Hal itu terus berlaku dari hari ke hari. Pagi-pagi sekali, Penebang muda itu selalu bergegas pergi untuk menebang pohon. Namun, lama kemudian, hasil di dapat dirasakan makin menurun.

Minggu berikutnya, si penebang hanya mampu menghasilkan 8 pohon. Lalu 6 pohon di minggu berikutnya. Sampai akhirnya si penebang muda ini cuma mampu menebang 3 pohon.&lt;br/&gt;

&lt;span class="fullpost"&gt;
"Ah, mengapa ini semua terjadi. Bukankan aku masih muda dan kuat?", keluh si Penebang,  "Untuk orang seusiaku, pasti, akan ada lebih banyak pohon yang dapat ditebang."

Sang istri hanya mendengarkan. "Hmm...atau apakah aku sudah mulai tua?", keluhnya lagi.

Istrinya yang semula diam, mulai angkat bicara. "Suamiku, engkau memang masih muda, dan ya, aku yakin, engkau bisa menebang lebih banyak lagi. "Namun, engkau juga harus ingat, engkau harus mengasah kapak-kapakmu sebelum pergi bekerja. Sia-sialah semua tenagamu, kalau kau hanya punya kapak yang tumpul.

"Suamiku, kita tak dapat selalu berharap hasil tebangan yang banyak, kalau kita selalu lupa untuk mengasah kapak yang kita miliki."

***

Teman, kita, adalah juga si penebang muda tadi. Terlalu sering kita berharap, untuk mendapatkan banyak hasil, tanpa berusaha melihat ke dalam diri kita. Terlalu sering kita bermohon kepada Allah, untuk mendapatkan pahala dan imbalan yang sesuai, namun, dengan kualitas ibadah yang minim sekali.

Kerapkali, cuma sedikit waktu yang kita berikan untuk mengasah keimanan kita, dengan harapan pahala yang berlimpah. Kita sering lupa, untuk mengasah semuanya. Padahal disekeliling kita, ada banyak sekali hal bisa dijadikan pengasah batin dan iman kita. Kebajikan-kebajikan sosial, adalah salah satunya.

Dan teman, teruslah memberikan hikmah kita pada orang sekitar. Sebab, bukankah keharuman bunga akan selalu semerbak, pada tangan-tangan yang sering memberikan bunga?

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-8560933533168538192?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/8560933533168538192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=8560933533168538192' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/8560933533168538192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/8560933533168538192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/penebang-kayu.html' title='Penebang Kayu'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-1747898062122415266</id><published>2007-07-12T12:51:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:08:25.934+07:00</updated><title type='text'>Masatoshi Koshiba, Peraih Nobel Fisika 2002</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Masatoshi Koshiba, Pemenang Nobel Fisika 2002 pernah dicap tak bakal bisa fisika. Masa muda Masatoshi cukup tragis, semua nilai mata pelajaran eksaktanya jeblok dan lulus sekolah dengan nilai terendah. 
Surat rekomendasi untuk meneruskan kuliah dari gurunya berbunyi, His                 results are not good, but he's not that stupid.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/masatoshi2.jpg" height="300"  /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt; 
Selama beberapa tahun terakhir, tempat kediaman Profesor Masatoshi Koshiba di Tokyo, Jepang, selalu diserbu oleh para wartawan yang ingin bersama-sama menunggu kabar dari Stockholm, Swedia, yang memberitahukan bahwa profesor kebanggaan bangsa Jepang itu                   telah memenangkan Nobel Fisika. Selama beberapa tahun pula berita kemenangan yang mereka tunggu-tunggu itu tidak kunjung datang. Hari itu, 8 Oktober 2002, sekitar 20 wartawan tetap menunggu dengan sabar di kediaman Koshiba seperti tahun-tahun sebelumnya. Dan berita yang ditunggu-tunggu pun akhirnya datang.&lt;br/&gt; 
&lt;span class="fullpost"&gt;
Nobel Fisika tahun 2002 dihadiahkan kepada Masatoshi Koshiba dan Raymond Davis, Jr                   (atas penemuannya di bidang astrofisika berkaitan dengan pendeteksian neutrino kosmis), dan Riccardo Giacconi (juga di bidang astrofisika, berkaitan dengan penemuan sumber-sumber sinar-X kosmis). 

Khasiat celaan
Masatoshi Koshiba lahir di Kota Toyohashi, Jepang, pada tanggal 19 September 1926. Ia mengenyam pendidikannya di sebuah sekolah menengah  atas di Yokosuka, yang juga merupakan tempat Perdana Menteri Junichiro Koizumi bersekolah. Koshiba remaja bercita-cita untuk bergabung dengan sekolah militer (mengikuti jejak ayahnya), atau menjadi seorang musisi (ia senang mendengarkan musik klasik dan membaca novel-novel bersejarah). Tetapi, satu bulan sebelum mengikuti ujian masuk sekolah militer, Koshiba terserang penyakit polio yang memaksanya untuk banyak berbaring dan beristirahat. Masa-masa pemulihannya dilalui dengan membaca buku tentang ide-ide besar fisikawan terkenal, Albert Einstein, yang diberikan oleh gurunya. Tetapi, keputusannya untuk mendalami fisika justru dipicu oleh kata-kata guru lain yang tidak sengaja didengarnya. Menurut guru itu, Koshiba tidak mungkin bisa mempelajari dan memahami fisika karena nilai-nilainya di mata pelajaran eksakta itu sangat buruk. Komentar inilah yang membuat Koshiba memilih jurusan fisika di Tokyo                   University. Celaan sang guru ternyata berkhasiat membangkitkan semangat Koshiba. Saat pertama kali mendaftar di Tokyo University, Koshiba mendapatkan penolakan yang membuatnya mencoba kembali untuk kedua kalinya. Usahanya yang pantang menyerah itu pun membuahkan hasil. Koshiba mulai mempelajari fisika di Tokyo University sambil melakukan pekerjaan sampingan untuk membantu membiayai kehidupan keluarganya. 
Kesibukannya mencari nafkah itu hampir saja menggagalkan usahanya dalam menuntut ilmu di perguruan tinggi. Saat itu ia tidak memiliki banyak waktu untuk hadir di setiap kuliah, bahkan dalam satu minggu ia hanya mempunyai waktu untuk mengikuti satu kuliah saja. Dengan kondisi seperti itu tidak ada yang menyangka bahwa Koshiba akan                   berhasil lulus (1951). Berbeda dengan riwayat para pemenang Nobel lainnya, yang biasanya mencatatkan prestasi akademis yang menakjubkan, Koshiba justru lulus dengan nilai terendah. Namun, hal ini tidak membuatnya putus asa dalam mencoba mengenyam pendidikan yang lebih tinggi lagi. Setengah tak direkomendasi Koshiba kemudian mendaftarkan diri ke University of Rochester, Amerika Serikat, dengan berbekal surat rekomendasi dari dosennya di Tokyo University yang secara jujur menyatakan: His results are not good, but he's not that stupid. Ia diterima di University of Rochester dan mendapatkan gelar Ph D di sana pada tahun 1955. Pada tahun 1958 Koshiba kembali ke Tokyo University untuk bekerja di sana sampai 31 Maret 1987, sebelum pindah ke Tokai University sampai ia pensiun di tahun 1997. Koshiba yang sewaktu lulus dari Tokyo University mendapatkan nilai terendah akhirnya menjadi                   profesor fisika di tempat yang sama. Satu bulan sebelum ia mengakhiri                   masa kerjanya di Tokyo University (23 Februari 1987), Koshiba berhasil membuktikan keberadaan partikel elementer yang disebut neutrino, yang jejaknya dideteksi menggunakan detektor Kamiokande (untuk menghasilkan ledakan supernova) yang dirancang dan dibuatnya sendiri. Penemuannya ini melahirkan bidang penelitian baru yang sangat                   penting dalam astrofisika, yaitu astronomi neutrino. 
Selain hadiah Nobel Fisika, penemuannya ini juga telah menganugerahinya berbagai penghargaan lain di dunia internasional, seperti Der grosse Verdienstkreutz dari Presiden Jerman Barat, Order of Cultural Merit dari Kaisar Jepang. The Not Good but Not That Stupid Man ini juga terdaftar sebagai anggota American Physical Society, Physical Society of Japan, dan Japanese Astronomical Society. 
&lt;br/&gt;
Source: Kompas, By: YOHANES SURYA Ph.D Presiden Olimpiade Fisika Asia dan dosen Universitas Pelita Harapan 

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-1747898062122415266?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/1747898062122415266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=1747898062122415266' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/1747898062122415266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/1747898062122415266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/masatoshi-koshiba-peraih-nobel-fisika.html' title='Masatoshi Koshiba, Peraih Nobel Fisika 2002'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-7488927159466668388</id><published>2007-07-11T13:46:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:08:50.243+07:00</updated><title type='text'>1 Dollar 11 Sen</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Sally baru berumur delapan tahun ketika dia mendengar ibu dan ayahnya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi. Ia sedang menderita sakit yang parah dan mereka telah melakukan apapun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. Hanya operasi yang sangat mahal yang sekarang bisa menyelamatkan jiwa Georgi... tapi mereka tidak punya biaya untuk itu. Sally mendengar ayahnya berbisik, "Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya sekarang."
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/dolar2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt; 
Sally pergi ke tempat tidur dan mengambil celengan dari tempat persembunyiannya. Lalu dikeluarkannya semua isi celengan tersebut ke lantai dan menghitung secara cermat...tiga kali. Nilainya harus benar- benar tepat.
Dengan membawa uang tersebut, Sally menyelinap keluar dan pergi ke toko obat di sudut jalan.&lt;br/&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
Ia menunggu dengan sabar sampai sang apoteker memberi perhatian... tapi dia terlalu sibuk dengan orang lain untuk diganggu oleh seorang anak berusia delapan tahun. Sally berusaha menarik perhatian dengan menggoyang-goyangkan kakinya, tapi gagal. Akhirnya dia mengambil uang koin dan melemparkannya ke kaca etalase. Berhasil!
"Apa yang kamu perlukan?" tanya apoteker tersebut dengan suara marah. Saya ingin berbicara kepadamu mengenai adik saya," Sally menjawab dengan nada yang sama. "Dia sakit...dan saya ingin membeli keajaiban." 
"Apa yang kamu katakan?," tanya sang apoteker. "Ayah saya mengatakan hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan jiwanya sekarang... jadi berapa harga keajaiban itu ?". "Kami tidak menjual keajaiban, adik kecil. Saya tidak bisa menolongmu”. "Dengar, saya mempunyai uang untuk membelinya. Katakan saja berapa harganya."
Seorang pria berpakaian rapi berhenti dan bertanya, "Keajaiban jenis apa yang dibutuhkan oleh adikmu?" "Saya tidak tahu," jawab Sally. Air mata mulai menetes di pipinya. "Saya hanya tahu dia sakit parah dan mama mengatakan bahwa ia membutuhkan operasi. Tapi kedua orang tua saya tidak mampu membayarnya...  tapi saya juga mempunyai uang."
"Berapa uang yang kamu punya ?" tanya pria itu lagi. "Satu dollar dan sebelas sen," jawab Sally dengan bangga. "dan itulah seluruh uang yang saya miliki di dunia ini."
"Wah, kebetulan sekali," kata pria itu sambil tersenyum. "Satu dollar dan sebelas sen... harga yang tepat untuk membeli keajaiban yang dapat menolong adikmu". Dia Mengambil uang tersebut dan kemudian memegang tangan Sally sambil berkata : "Bawalah saya kepada adikmu. Saya ingin bertemu dengannya dan juga orang tuamu."
Pria itu adalah Dr. Carlton Armstrong, seorang ahli bedah terkenal....
Operasi dilakukannya tanpa biaya dan membutuhkan waktu yang tidak lama sebelum Georgi dapat kembali ke rumah dalam keadaan sehat. Kedua orang tuanya sangat bahagia mendapatkan keajaiban tersebut. "Operasi itu," bisik ibunya, "adalah seperti keajaiban.
Saya tidak dapat membayangkan berapa harganya". Sally tersenyum. Dia tahu secara pasti berapa harga keajaiban tersebut...satu dollar dan sebelas sen... ditambah dengan keyakinan.

Hadiah Terbaik
Kepada kawan - Kesetiaan
Kepada musuh - Kemaafan
Kepada ketua - Khidmat
Kepada yang muda - Contoh terbaik
Kepada yang tua - Hargai budi mereka dan kesetiaan.
Kepada pasangan - Cinta dan ketaatan
Kepada manusia - Kebebasan

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-7488927159466668388?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/7488927159466668388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=7488927159466668388' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/7488927159466668388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/7488927159466668388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/1-dollar-11-sen.html' title='1 Dollar 11 Sen'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-1590184262312949046</id><published>2007-07-07T12:23:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:09:10.439+07:00</updated><title type='text'>Fenomena Angsa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Kalau anda tinggal di negara 4 musim, maka pada musim gugur, akan terlihat rombongan angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf "V". Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah tentang mengapa rombongan angsa tersebut terbang dengan formasi "V".&lt;br/&gt;
FAKTA:
Saat setiap burung mengepakkan sayapnya, hal itu memberikan "daya dukung" bagi burung yang terbang tepat dibelakangnya. Ini terjadi karena burung yang terbang di belakang tidak perlu bersusah-payah untuk menembus 'dinding udara' di depannya. Dengan terbang dalam formasi "V", seluruh kawanan dapat menempuh jarak terbang 71 % lebih jauh daripada kalau setiap burung terbang sendirian. &lt;br/&gt;
PELAJARAN:
Orang-orang yang bergerak dalam arah dan tujuan yang sama serta saling membagi dalam komunitas mereka dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat dan lebih mudah. Ini terjadi karena mereka menjalaninya dengan saling mendorong dan mendukung satu dengan yang lain.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/swan_flying2.jpg" height="261" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt; 
FAKTA:
Kalau seekor angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan burung di depannya.&lt;br/&gt;
PELAJARAN:
Kalau kita memiliki cukup logika umum seperti seekor angsa, kita akan tinggal dalam formasi dengan mereka yang berjalan didepan. Kita akan mau menerima bantuan dan memberikan bantuan kepada yang lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama.&lt;br/&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
FAKTA:
Ketika angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.&lt;br/&gt;
PELAJARAN:
Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Seperti halnya angsa, manusia saling bergantung satu dengan lainnya dalam hal kemampuan, kapasitas, dan memiliki keunikan dalam karunia, talenta atau sumber daya lainnya.&lt;br/&gt;
FAKTA:
Angsa-angsa yang terbang dalam formasi ini mengeluarkan suara riuh-rendah dari belakang untuk memberikan semangat kepada angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.&lt;br/&gt;
PELAJARAN:
Kita harus memastikan bahwa suara kita akan memberikan kekuatan. Dalam kelompok yang saling menguatkan, hasil yang dicapai menjadi lebih besar.
Kekuatan yang mendukung (berdiri dalam satu hati atau nilai-nilai utama dan saling menguatkan)  adalah kualitas suara yang kita cari. Kita harus memastikan bahwa suara kita akan  menguatkan dan bukan melemahkan.&lt;br/&gt;
FAKTA:
Ketika seekor angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan angsa yang jatuh itu sampai ia mati atau dapat terbang lagi. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.&lt;br/&gt;
PELAJARAN:
Kalau kita punya perasaan, setidaknya seperti seekor angsa, kita akan tinggal bersama sahabat dan sesama kita dalam saat-saat sulit mereka, sama seperti ketika segalanya baik! Teman, kita memang bukan angsa, tapi kita bisa belajar dari logika umum &amp; perasaan mereka, semoga fakta &amp; pelajaran ini bias bermanfaat untuk kita semua.

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-1590184262312949046?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/1590184262312949046/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=1590184262312949046' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/1590184262312949046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/1590184262312949046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/fenomena-angsa.html' title='Fenomena Angsa'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-6201396773874907715</id><published>2007-07-07T10:49:00.000+07:00</published><updated>2007-07-12T13:14:35.095+07:00</updated><title type='text'>10 Karakter Pemenang dan 10 Karakter Pecundang</title><content type='html'>1) Ketika pemenang melakukan kesalahan dia berkata "saya salah!"&lt;br/&gt;
   Ketika pecundang melakukan kesalahan dia berkata, "ini bukan salah saya!"&lt;br/&gt;

2) Pemenang berkata, "saya sudah baik, tapi saya bisa lebih baik lagi!"&lt;br/&gt;
   Pecundang berkata, "saya tidak sejelek orang lain!"&lt;br/&gt;

3) Pemenang mencoba belajar dari setiap orang yang lebih baik dari pada dia.&lt;br/&gt;
   Pecundang selalu mencoba menjatuhkan orang lain.&lt;br/&gt;

&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/winner2.jpg" height="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt; 
4) Pemenang berkata, "mari saya kerjakan ini untuk anda!"&lt;br/&gt;
   Pecundang berkata, "itu bukan pekerjaan saya!"&lt;br/&gt;

5) Pemenang berkata, "pasti ada cara lebih baik mengerjakannya!"&lt;br/&gt;
   Pecundang berkata, "begitulah biasanya dikerjakan disini!"&lt;br/&gt;
6) Pemenang berkata, "ini sulit tapi mungkin!" &lt;br/&gt;
   Pecundang berkata, "ini mungkin tapi    sangat sulit untuk mengerjakan!"&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
7) Pemenang selalu mempunyai rencana-rencana.&lt;br/&gt;
   Pecundang selalu mencari alasan.&lt;br/&gt;

8) Pemenang mempunyai komitmen-komitmen.&lt;br/&gt; 
   Pecundang hanya berjanji-janji saja.&lt;br/&gt;

9) Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban.&lt;br/&gt;
   Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah.&lt;br/&gt;

10)Pemenang tuntas memecahkan masalah.&lt;br/&gt;
   Pecundang selalu tanggung-tanggung &amp; tidak pernah memecahkan masalah.&lt;br/&gt;
   &lt;br/&gt;   
   Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-6201396773874907715?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/6201396773874907715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=6201396773874907715' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/6201396773874907715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/6201396773874907715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/10-karakter-pemenang-dan-10-karakter.html' title='10 Karakter Pemenang dan 10 Karakter Pecundang'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-6512067333338888044</id><published>2007-07-06T09:14:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:09:41.135+07:00</updated><title type='text'>Perumpamaan Air Mendidih</title><content type='html'>Perumpamaan Air Mendidih&lt;br/&gt;
* Yang Manakah Anda *?&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
&lt;div align="justify"&gt; 
Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru. Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/water2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api.
Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.&lt;br/&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?" "Wortel, telur, dan kopi" jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. 
Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini, Ayah?" Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi kesulitan yang sama, perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda. Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut. "Kamu termasuk yang mana?," tanya ayahnya.
"Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?" Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.
Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku? Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat. Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-6512067333338888044?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/6512067333338888044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=6512067333338888044' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/6512067333338888044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/6512067333338888044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/perumpaan-air-mendidih.html' title='Perumpamaan Air Mendidih'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-4899521690836949953</id><published>2007-07-05T10:10:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:10:06.978+07:00</updated><title type='text'>Kuatnya Sebongkah Harapan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Dahulu, ada seorang pengusaha yang cukup berhasil di kota ini. Ketika sang suami jatuh sakit, satu per satu pabrik mereka dijual.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/penanjakan3_new.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Harta mereka terkuras untuk berbagai biaya pengobatan. Hingga mereka harus pindah ke pinggiran kota dan membuka rumah makan sederhana. Sang suami pun telah           tiada &lt;br/&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
Beberapa tahun kemudian, rumah makan itu pun harus berganti rupa menjadi warung makan yang lebih kecil sebelah pasar. Setelah lama tak mendengar kabarnya, kini   setiap malam tampak sang istri dibantu oleh anak dan menantunya menggelar tikar berjualan lesehan di alun-alun kota. Cucunya sudah beberapa. Orang-orang pun masih mengenal masa lalunya yang berkelimpahan. Namun, ia tak kehilangan senyumnya yang tegar saat meladeni para pembeli. Wahai ibu, bagaimana kau sedemikian kuat? "Harapan nak! Jangan kehilangan harapan. Bukankah seorang guru dunia pernah berujar, karena harapanlah seorang ibu menyusui anaknya. Karena harapanlah kita menanam pohon meski kita tahu kita tak kan sempat memetik buahnya yang ranum bertahun-tahun kemudian. Sekali kau kehilangan harapan, kau kehilangan seluruh kekuatanmu untuk menghadapi dunia".
&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-4899521690836949953?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/4899521690836949953/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=4899521690836949953' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/4899521690836949953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/4899521690836949953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/kuatnya-sebongkah-harapan.html' title='Kuatnya Sebongkah Harapan'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-9087424473142627290</id><published>2007-07-04T10:21:00.000+07:00</published><updated>2007-09-04T15:14:32.891+07:00</updated><title type='text'>7 Kemampuan Modal Kesuksesan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;
Bagi sebagian orang, sukses adalah sesuatu yang sepertinya memang sudah digariskan oleh Tuhan. Ini menimbulkan pandangan yang sifatnya deterministik atau menyerah kepada nasib. Akibatnya, jika orang sudah lebih dulu merasa dirinya tidak bernasib baik, maka sukses adalah sesuatu yang sulit digapai. Dari keyakinan yang sembrono inilah lahir banyak kegagalan.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/key_success2.jpg" height="261" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt; 
Namun bagi sebagian lagi, sukses adalah sesuatu yang bisa diperjuangkan. Tidak dimungkiri, memang ada sebagian orang yang lebih beruntung dalam hidup ini. Artinya, orang tersebut memerlukan usaha yang relatif lebih sedikit dibanding orang kebanyakan dalam memperoleh kesuksesannya. Namun bagi para pejuang yang ingin berhasil, kesuksesan selalu berarti usaha melebihi dari rata-rata kebanyakan orang.Yang dibutuhkan oleh orang-orang bermental pejuang seperti ini adalah kemauan untuk mengasah ketrampilan-ketrampilan pribadi yang mendasar sifatnya.&lt;br/&gt;

&lt;span class="fullpost"&gt;
Berikut adalah ringkasan dari sejumlah kemampuan (ketrampilan) pribadi yang diyakini paling berpengaruh dalam mengubah nasib seseorang, dari individu yang biasa menjadi individu yang berhasil. 

1. Kemampuan Berpikir Positif 
Orang yang mampu berpikir secara positif memandang kesulitan sebagai tantangan, menganggap kritik sebagai sumbangan pemikiran, dan melihat banyak peluang dan kemungkinan dalam ketidaksempurnaan. Sementara orang negatif menganggap kesulitan sebagai bentuk dari kegagalan atau kebodohannya sendiri. Berpikir positif berarti menjauhkan diri dari segala bentuk prasangka buruk, baik terhadap seseorang maupun obyek tertentu. Seseorang yang suka berprasangka buruk mudah sekali kehilangan peluang, kurang berhasil dalam relasi sosial, dan mudah mendatangkan masalah dalam kehidupan organisasi. 

2. Kemampuan Menetapkan Tujuan 
Kemampuan menetapkan tujuan sangat mendasar dalam mendesain sukses seseorang. Tujuan merupakan pedoman yang mengarahkan seseorang untuk mengambil tindakan-tindakan yang tepat dan terukur. Tujuan mengontrol atau mengawasi perilaku seseorang. Dan tujuan memberi kekuatan untuk maju dan mengalahkan berbagai rintangan. Jika seseorang gagal menetapkan tujuan, maka ia bergerak tanpa arah. Dalam kehidupannya, orang ini tidak tahu mau kemana dan sudah sampai tahap mana. Pada tahap yang sangat kronos, orang tanpa tujuan sama artinya dengan orang yang kehilangan kepribadian. 

3. Kemampuan Bekerjasama 
Dalam banyak kisah kesuksesan, hampir menjadi kebenaran umum bahwa sukses seseorang selalu diraih berkat bantuan atau kerjasama dengan orang lain. Jarang sekali sebuah kesuksesan diraih murni dari usaha sendiri. Bahkan seorang seniman yang paling eksentrik sekalipun membutuhkan kerjasama dengan orang lain supaya karya-karyanya 
dihargai dengan layak. 

Sukses selalu membutuhkan kemampuan bekerjasama. Ini berarti ada proses saling memberi, saling mendukung, saling melengkapi, dan bergerak bersama-sama menuju suatu tujuan. 

4. Kemampuan Mengendalikan Tekanan 
Tangga kesuksesan biasanya harus ditapaki dengan berbagai beban dan gangguan di sekelilingnya. Jarang sekali kesuksesan bisa diperoleh 100% dengan gratis. Dalam bidang yang sangat kompetitif, tahapan-tahapan kesuksesan sering mendatangkan beban atau tekanan psikologis yang luar biasa. Maka, para pejuang kesuksesan harus memiliki mekanisme dalam mengelola tekanan tersebut. 

Popularitas seorang selebritis misalnya, selain mendatangkan uang 
banyak juga mendatangkan gangguan-gangguan psikologis. Kematian Elvis 
Presley, Marlyn Monroe, John Lenon atau Bruce Lee justru pada saat 
mereka di puncak kejayaannya memang penuh dengan misteri. Namun dari 
sekian banyak analisis, selalu ditemukan unsur tekanan dan ketakutan 
berlebihan pada diri mereka atas sukses yang mereka alami. 

5. Kemampuan Berpikir dan Bertindak Kreatif
Tak dipungkiri, kreatifitas menjadi biang dinamika peradaban. Pribadi-pribadi kreatif mampu memformulasikan sesuatu yang baru, memodifikasi sesuatu yang lama menjadi baru, dan bisa mencipta dari sesuatu yang belum ada menjadi ada. Di era yang serba instan dan kompetitif ini, pola-pola lama sering tidak memadai lagi sebagai andalan bersaing. Di sinilah dibutuhkan cara-cara berpikir yang segar serta diikuti dengan tindakan yang tepat. Kisah sukses sering diawali dengan cara berpikir yang sederhana namun kreatif. 

6. Kemampuan Bertindak Tepat 
Seuatu yang bernilai jadi tidak bernilai jika tidak ada pada waktu dan tempat yang tepat. Begitu juga sebuah tindakan. Dalam kehidupan, berhasil tidaknya kita sangat ditentukan oleh ketepatan tindakan yang kita ambil, baik dari sisi jenis maupun waktu bertindaknya. Orang-orang sukses biasanya memiliki kemampuan mengambil tindakan yang tepat serta pada waktu yang dibutuhkan, terutama sekali karena mereka telah berulang kali menghadapi situasi serupa. Kemampuan instingtif atau feeling mereka terlatih oleh tantangan demi tantangan yang berhasil mereka taklukan. Ini sekaligus menunjukkan hukum kesuksesan yang sejatinya memang tidak bisa diperoleh secara instan. 

7. Kemampuan Mencintai 
Nah, yang lebih menarik lagi adalah bahwa orang-orang sukses selalu memiliki kemampuan untuk mencintai apa saja yang diyakini dan yang dilakukannya. Kecintaan tersebut membuat mereka mencurahkan perhatian, tenaga, dan usaha dengan sepenuh hati. Kemampuan itu pula yang membuat mereka tahan banting dan bersemangat mengalahkan setiap tantangan. Ini sekaligus menjawab mengapa orang-orang sukses memiliki dedikasi yang mengagumkan pada bidang-bidang yang ditekuninya. Tanpa kemampuan mencintai, orang sukses tak akan mampu bertahan lama dalam tangga kesuksesannya. 

8. Kemampuan Memimpin
Sulit dipungkiri, orang-orang sukses adalah mereka yang memiliki kemampuan mengorganisasikan dan mendayagunakan tenaga atau pikiran orang lain menuju suatu tujuan tertentu. Sesederhana apa pun pribadi seseorang yang sukses, ia berpeluang menjadi seorang pemimpin. Orang sukses seperti memiliki kharisma, sering menjadi sumber inspirasi, mampu memotivasi (langsung atau tidak langsung), dan sering emnjadi 
teladan bagi orang lain. Yang menarik, banyak orang sukses yang lahir bukan sebagai pemimpin, tapi ia sukses karena dirinya mampu memimpin orang lain.(ez) 

Sumber: 7 Kemampuan Modal Kesuksesan oleh Edy Zaqeus

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-9087424473142627290?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/9087424473142627290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=9087424473142627290' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/9087424473142627290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/9087424473142627290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/7-kemampuan-modal-kesuksesan.html' title='7 Kemampuan Modal Kesuksesan'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-8069171385538641049</id><published>2007-07-03T14:01:00.000+07:00</published><updated>2007-07-12T13:16:26.295+07:00</updated><title type='text'>Learning from The Kindergartens</title><content type='html'>Walaupun cerita ini sudah agak lama, tapi masih bagus untuk kita renungkan. Semoga Bermanfaat. Ada salah satu TK (taman kanak-kanak) di Australia, pada hari guru TK tersebut mengadakan "permainan" menyuruh anak tiap-tiap muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan kentang.
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/stars2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt; 
Masing-masing kentang tersebut di beri nama berdasarkan nama orang yang di benci, sehingga jumlah kentangnya tidak di tentukan berapa...tergantung jumlah orang-orang yg di benci. Pada hari yang disepakati masing2 murid membawa kentang dalam kantong plastik.&lt;br/&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Seperti perintah guru mereka tiap-tiap kentang di beri nama sesuai nama orang yang di benci. Murid2 harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi bahkan ke toilet sekalipun selama 1 mingggu. Hari berganti hari kentang2 pun mulai membusuk, murid2 mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap. Setelah 1 minggu murid-murid TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir. Guru:"Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu?" Keluarlah keluhan dari murid2 TK tersebut, pada umumnya mereka tidak merasa nyaman harus membawa kentang2 busuk tersebut kemanapun mereka pergi. Guru pun menjelaskan apa arti dari "permainan" yang mereka lakukan. Guru:" Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa apabila kita tidak bisa  memaafkan orang lain." Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemanapun kita pergi. Itu hanya 1 minggu bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup? Alangkah tidak nyamannya....."                              

From: "andini tri hendarti"

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-8069171385538641049?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/8069171385538641049/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=8069171385538641049' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/8069171385538641049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/8069171385538641049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/learning-from-kindergartens.html' title='Learning from The Kindergartens'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-7565240200201703047</id><published>2007-07-02T13:34:00.000+07:00</published><updated>2007-07-12T13:16:54.300+07:00</updated><title type='text'>Kisah Sukses SOICHIRO HONDA</title><content type='html'>SOICHIRO HONDA : "Lihat Kegagalan Saya". &lt;br/&gt;
Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi
kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi...Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki "raja jalanan". Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda -
Soichiro Honda - diliputi kegagalan. 
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/Honda_Bicycle2.jpg" width="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.&lt;br/&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
"Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang. Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri. Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya. Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama. Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa  yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi
teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel. Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah. "Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hokum makanan dan pengaruhnya," ujar Honda, yang gandrung balap
mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan. Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah  datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali. Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal. Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, "sepeda motor" - cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi "raja" jalanan dunia, termasuk Indonesia. Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. "Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru. Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin. 

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = ==  = = =
5 Resep keberhasilan Honda :
1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.

Sumber:"Ananda"
&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-7565240200201703047?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/7565240200201703047/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=7565240200201703047' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/7565240200201703047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/7565240200201703047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/kisah-sukses-soichiro-honda.html' title='Kisah Sukses SOICHIRO HONDA'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-3319579570275271813</id><published>2007-07-02T11:34:00.000+07:00</published><updated>2007-07-12T13:17:19.775+07:00</updated><title type='text'>Situs Lowongan Kerja</title><content type='html'>Bagi temen-temen yang sedang mencari pekerjaan / ingin pindah kerja, berikut ini ada referensi situs info lowongan kerja berikut mailing list nya, semoga bermanfaat:
&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/lowker.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt; 
1. Astaga! Karir ( http://www.astaga.com/karir/ )&lt;br/&gt;
2. BinusCareer.com ( http://www.binuscareer.com/ )&lt;br/&gt;
3. BLCareer.com ( http://www.blcareer.com/ )&lt;br/&gt;
4. Bursa Kerja Cybernet Indonesia( http://www.cybernet.or.id/bursakerja.htm)&lt;br/&gt;
5. CyberJob - CBN ( http://cyberjob.cbn.net.id/ )&lt;br/&gt;
6. ekarir.com ( http://www.ekarir.com/ )&lt;br/&gt;
7. IndoJobMart.com ( http://www.indojobmart.com/ )&lt;br/&gt;
8. InfoKerja.Web.Id ( http://www.infokerja.web.id/ )&lt;br/&gt;
9. JobsDB.com - Indonesia ( http://www.jobsdb.com/ID/EN/default.htm)&lt;br/&gt;
10. Karir.com ( http://www.karir.com)&lt;br/&gt;
11. KerjaLepas ( http://www.kerjalepas.com/ )&lt;br/&gt;
12. Kompas Karir ( http://www.kompas.com/karir/ )&lt;br/&gt;
13. LapanganKerja ( http://www.lapangankerja.com/ )&lt;br/&gt;
14. Lowongan Kerja Indonesia ( http://www.lowongankerja.com/ )&lt;br/&gt;
15. Lowongan Kerja IT ( hhttp://www.kerjait.net/ )&lt;br/&gt;
16. hhttp://www.jobsearch.about.com
17. Lowongan di luar Indonesia ( http://www.recruitment.com)&lt;br/&gt;
&lt;br/&gt;
Mailing List&lt;br/&gt;
1. BuletinLowongan ( http://groups.yahoo.com/group/buletinlowongan/ )&lt;br/&gt;
2. BursaKarir ( http://groups.yahoo.com/group/bursakarir/ )&lt;br/&gt;
3. Bursa-Kerja ( http://groups.yahoo.com/group/Bursa-Kerja/ )&lt;br/&gt;
4. Bursa-Lowongan ( http://groups.yahoo.com/group/bursa-lowongan/ )&lt;br/&gt;
5. DuniaKerja ( http://groups.yahoo.com/group/duniakerja/ )&lt;br/&gt;
6. ExecutiveJobs ( http://groups.yahoo.com/group/executive_jobs/ )&lt;br/&gt;
7. Job-Indonesia ( http://groups.yahoo.com/group/job-indonesia/ )&lt;br/&gt;
8. Kerja-Engineering ( http://groups.yahoo.com/group/kerja-engineering/ )&lt;br/&gt;
9. LowonganKerja ( http://groups.yahoo.com/group/lowongan_kerja/ )&lt;br/&gt;
10. Lowongan-Kerja ( http://groups.yahoo.com/group/lowongan-kerja/ )&lt;br/&gt;
11. Sintesa-Resourcing ( http://groups.yahoo.com/group/sintesa-resourcing/ )&lt;br/&gt;
12. Vacancy ( http://groups.yahoo.com/group/vacancy/)&lt;br/&gt;
13 Dunia Kerja ( http://groups.yahoo.com/group/duniakerja/&lt;br/&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;
www.WhiteHouse-Consulting.com&lt;br/&gt;
www.LOWONGAN.NET&lt;br/&gt;
www.lowongankerja.vze.com&lt;br/&gt;
www.lowongan.info&lt;br/&gt;
www.lowongankerja.com&lt;br/&gt;
www.informasikerja.com&lt;br/&gt;
www.karir.com&lt;br/&gt;
www.jobsdb.com&lt;br/&gt;
www.ekarir.com&lt;br/&gt;
www.lowongan.biz&lt;br/&gt;
www.ruangkerja.com&lt;br/&gt;
www.buletinlowongan.go.to&lt;br/&gt;
www.ekarir.com&lt;br/&gt;
www.indonesia-co.com&lt;br/&gt;
www.suaramerdeka.com/cybernews/lowongan&lt;br/&gt;
www.sidoarjo.go.id/infoker&lt;br/&gt;
www.apotik2000.net/apotik/i_lowongan.asp&lt;br/&gt;
www.lowongankarir.com&lt;br/&gt;
www.pendidikan.net/lowongan.html&lt;br/&gt;
www.nakertrans.go.id/pusdatinnaker/bursa/IPK.htm&lt;br/&gt;
www.tvri.co.id/info_kerja&lt;br/&gt;
www.lowongan.kafedago.com/searchjobs.asp&lt;br/&gt;
www.indo-karir.com&lt;br/&gt;
www.lowongan.org&lt;br/&gt;
www.syariahmandiri.co.id/sumberdayainsani/karir/lowongankerja.php&lt;br/&gt;
www.bursakerja-jateng.com&lt;br/&gt;
www.lapangankerja.com&lt;br/&gt;
www.kerjalepas.com&lt;br/&gt;
www.infokerja.web.id&lt;br/&gt;
www.nakertrans.go.id/bursa_online/index.php&lt;br/&gt;
www.yellowpages.co.id/job.asp&lt;br/&gt;
www.kerja.com&lt;br/&gt;
www.disnakertransdiy.go.id&lt;br/&gt;
www.komunikarir.com&lt;br/&gt;
www.bursakerjajatim.com&lt;br/&gt;
www.ruangkerja.com&lt;br/&gt;
www.alihdaya.com&lt;br/&gt;
www.supraco.com&lt;br/&gt;
http://www.id.jobsdb.com&lt;br/&gt;
http://www.jobstreet.com&lt;br/&gt;
http://www.head-hunter.com&lt;br/&gt;
http://www.jobsindo.com&lt;br/&gt;
http://www.iconwork.com/ &lt;br/&gt;
http://www.its.ac.id/semualowongan.php&lt;br/&gt;
http://cdc.eng.ui.ac.id/vacancy&lt;br/&gt;
http://www.unibraw.ac.id/main/news/id/jobs/index.php&lt;br/&gt;
http://www.ugm.ac.id/lowongan.php&lt;br/&gt;
 
&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-3319579570275271813?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/3319579570275271813/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=3319579570275271813' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/3319579570275271813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/3319579570275271813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/07/situs-lowongan-kerja.html' title='Situs Lowongan Kerja'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-8071206046751648897</id><published>2007-06-18T14:21:00.000+07:00</published><updated>2007-07-12T13:17:45.968+07:00</updated><title type='text'>Aku punya papa yang tak pernah korupsi</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/corruption.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Puluhan tahun bekerja di Pertamina dengan jabatan yang
sangat "basah" sebenarnya membuka peluang yang sangat besar bagi
ayah saya untuk lebih mensejahterakan anak istrinya dengan uang
korupsi. Saya pikir-pikir, kalau ayah saya mau korupsi, paling tidak
bisa mengirim saya dan adik saya sekolah ke luar negeri, bisa beli
rumah yang lebih megah di kawasan yang lebih elit, bisa membelikan
kami anak-anaknya masing-masing sebuah mobil keluaran terbaru, bisa
mengajak kami sekeluarga berlibur keliling dunia, bisa membelikan
ibu saya perhiasan berlian dan baju-baju yang mahal seperti yang
dilakukan oleh teman2nya yang lain.

Tapi ayah saya memilih untuk hanya memberikan uang gajinya berikut
bonus-bonus perusahaan untuk kehidupan keluarganya. Ayah saya
memilih untuk hidup jujur dan menghindari korupsi. Kalau saya
tanya, "Kenapa sih Papa gak mau korupsi? Kalau Papa korupsi tentunya
aku bisa punya mobil sendiri seperti Jeanne temanku itu ...."  Ayah
saya cuma berujar pendek, "Buat apa kaya tapi tiap malam tidur tidak
bisa nyenyak ..."&lt;br/&gt;

&lt;span class="fullpost"&gt;
Ibu saya pun Alhamdulillah tidak pernah merongrong suaminya untuk
memberikan lebih dari apa yang sudah menjadi hak suaminya. Ibu saya
mengajarkan kepada kami semua bahwa sudah seharusnya kami semua
bangga punya Papa yang tetap jujur dan memiliki integritas yang
tinggi, tidak goyah dengan iming-iming materi untuk meloloskan satu-
dua proyek yang nilainya jutaan dollar. Dan sudah sewajarnya
keluarganya mendukung untuk tidak "memaksa" Papa mencari
kelebihan materi melalui usaha-usaha yang merugikan orang lain.

Ayah saya yang sudah lebih 35 tahun bekerja di Pertamina, di hari
tuanya ini hanya memiliki sebuah rumah yang sudah bocor di sana-sini
menanti bertahun-tahun untuk diperbaiki, sebuah mobil bekas yang
dirawat Papa dengan penuh hati-hati sebab katanya Papa tidak punya
uang lebih kalau harus mengganti mobil yang lebih baru dan seorang
istri yang tak pernah iri bila dalam arisan teman-temannya
memamerkan berlian semilyar rupiah atau tas kulit merek terkenal
berharga jutaan rupiah sementara dirinya cuma pakai tas beli di
Mangga Dua dan perhiasan emas yang dibelinya di toko emas di pasar
dekat rumah.

Tapi saya tahu ayah saya selalu menatap rekan kerjanya dengan kepala
tegak, bicara dengan team Pemeriksa Keuangan dengan suara mantap,
menyergah atasannya dengan tegas, karena memang ia tak pernah
sepeser pun "mencuri" uang rakyat dengan praktek korupsi.

Saya sangat bangga dengan ayah saya yang sebentar lagi akan memasuki
masa pensiun dengan nama bersih tanpa cela, disegani dan dihargai
oleh semua rekan kerjanya karena tidak pernah sekalipun terlibat
korupsi.

Dulu, sewaktu kecil setiap teman-teman saya memamerkan pakaian mahal
terbaru, mainan mahal terbaru atau perhiasan mahal terbaru dan
setengah mengejek berkata, "Kamu punya apa, Fer?"

Saya bisa menjawab pasti, "Aku punya Papa yang tak pernah korupsi."

Sumber: Ditulis oleh Ferona Yulia di milis wanita-muslimah@yahoogroups.com

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-8071206046751648897?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/8071206046751648897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=8071206046751648897' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/8071206046751648897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/8071206046751648897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/06/aku-punya-papa-yang-tak-pernah-korupsi.html' title='Aku punya papa yang tak pernah korupsi'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-1721130559338475798</id><published>2007-06-18T13:58:00.000+07:00</published><updated>2007-07-12T13:18:11.821+07:00</updated><title type='text'>Cinta dan Perkawinan</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/flower.jpg"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? 
Bagaimana saya bisa menemukannya?Gurunya menjawab, " Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah  satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta" Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?" Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)"&lt;br/&gt;

&lt;span class="fullpost"&gt;
Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana,jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya". Gurunya kemudian menjawab " Jadi ya itulah cinta". Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, "Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?". Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur didepan sana.         Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh            menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang          paling tinggi,karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan".            Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. 
Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidak juga terlalu tinggi. 
Pohon itu biasa-biasa saja. Gurunya bertanya, "Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?". Plato pun menjawab, "sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya,
setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya". Gurunyapun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan"

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-1721130559338475798?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/1721130559338475798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=1721130559338475798' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/1721130559338475798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/1721130559338475798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/06/cinta-dan-perkawinan.html' title='Cinta dan Perkawinan'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-2761162227853887280</id><published>2007-06-15T09:54:00.000+07:00</published><updated>2007-07-12T13:18:39.907+07:00</updated><title type='text'>Sebenarnya Rokok Tidak Berbahaya</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/cigarette.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;
 
 Banyak orang menghawatirkan bahaya rokok dan menakutinya ,tapi setelah
 diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya ternyata rokok itu sama
 sekali tidak berbahaya. Kemudian para pakar sepakat untuk membuktikan nya
 dengan mengambil dari beberapa hikayat pada zaman dahulu kala dimana pada
 waktu itu nenek moyang kitapun telah membuktikannya melalui beberapa
 percobaan,dan di perkuat lagi oleh dokter &lt;br/&gt;
 &lt;span class="fullpost"&gt;
 Tekek Kusumo Porno Diloco yang
 telah melakukan penelitian selama bertahun-tahun di Universitas
 Tambun Bekasi.

 Untuk lebih jelasnya dapat dibuktikan lewat penemuan oleh beberapa dr ahli
 dibawah ini:

 Pada zaman dahulu kala, ada 3 orang dokter. Mereka selalu bersama kemana
 saja mereka pergi. Tapi ke-tiga2nya memiliki kegemaran berlainan.
 A dr Jon Poni (suka main perempuan).
 B dr Jon Joni (suka minum minuman keras).
 C dr Jon Doni (suka segala jenis rokok) .

 Suatu hari ketiga sahabat ini berjalan jalan tanpa tujuan.Tiba2 ketiganya
 bertemu dengan sebuah ketel/kendi (seperti cerita Aladin). Lalu salah
 seorang mengambilnya lalu meng-gosok2kan ketel tersebut. Sejurus kemudian
 asap keluar dari corong ketel tersebut dan secara perlahan berganti
 menjadi satu makluk yang menyeramkan yakni seekor/seorang (?) jin yang ganas.Lalu
 jin tersebut tertawa: "Ha ha ha ......" dan berkata "Akulah Jin Ifrit !
 Karena kamu telah membebaskan aku dari ketel itu maka aku akan tunaikan
 apa saja permintaan kamu sekalian. !!" Ketiga sahabat yang pada mulanya panik
 dan takut menjadi gembira lalu termenung dan berpikir tentang peluang dan
 kemauan masing2 yang mungkin sekali dalam seumur hidup. Lalu mereka
 memilih kemauan mengikuti kegemaran masing2.

 Berkata si A,"Aku mau perempuan2 muda dari berbagai bangsa di seluruh
 dunia dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun."
 Pufff ........!! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan si
 A.

 Berkata si B,"Aku mau semua jenis arak dari seluruh dunia untuk bekal
 selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku
 selama 10 tahun." Pufff ........ !! dengan sekejap mata jin itu
 menyempurnakan permintaan si B.

 Berkata pula si C,"Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia untuk
 bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan
 ganggu aku selama 10 tahun." Pufff .......... !! dengan sekejap mata jin
 itu menyempurnakan permintaan si C.

 Setelah genap 10 tahun, maka jin tersebut muncul kembali untuk membuka
 pintu gua masing2 sebagaimana yang dijanjikan.
 Maka jin tersebut pergi membuka pintu gua si A, ketika dibuka maka
 keluarlah si A dengan keadaan kurus kering, berdiri pun tidak bisa karena tidak
 sanggup untuk menggerakkan lutut sebab hari2 hanya memuaskan nafsu dengan
 perempuan.Tiba2 si A pun jatuh ketanah lalu mati !!

 Setelah itu jin tersebut pergi ke gua si B, ketika pintu dibuka maka
 keluarlah si B dengan perut yang sangat buncit karena hari2 mabuk2an.
 Jalan pun ter-huyung2.Tiba2 si B pun jatuh ketanah lalu mati !!

 Setelah itu jin pergi ke gua si C dan membuka pintu gua. Tiba2 si C keluar
 dalam keadaan sehat walafiat dan terus MENAMPAR si jin. Sambil me-maki2 si
 jin ia berkata :

 JIN GOBLOOOKK ...!!!! KOREKNYA MANA ...???!!!

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-2761162227853887280?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/2761162227853887280/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=2761162227853887280' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/2761162227853887280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/2761162227853887280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/06/sebenarnya-rokok-tidak-berbahaya.html' title='&lt;center&gt;Sebenarnya Rokok Tidak Berbahaya&lt;/center&gt;'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6084375524414405809.post-6628712593420485718</id><published>2007-06-14T16:30:00.000+07:00</published><updated>2007-07-12T13:19:02.133+07:00</updated><title type='text'>Lelaki Tampan</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;div style="clear:both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i184.photobucket.com/albums/x121/yuliantov/superman8_frm.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;
Seorang lelaki yg sangat tampan dan sempurna merasa bahwa Tuhan pasti 
menciptakan seorang perempuan yg sangat cantik dan sempurna pula untuk 
jodohnya.Karena itu ia pergi berkeliling untuk mencari jodohnya. Kemudian 
sampailah ia disebuah desa. Ia bertemu dengan seorang petani yg memiliki 3 
anak perempuan dan semuanya sangat cantik. Lelaki tsb menemui bapak petani 
dan mengatakan bahwa ia ingin mengawini salah satu anaknya tapi bingung 
mana yang paling sempurna.&lt;br/&gt;

&lt;span class="fullpost"&gt;
Sang Petani menganjurkan untuk mengencani mereka satu persatu dan si Lelaki 
setuju. Hari pertama ia pergi berduaan dgn anak pertama. ketika pulang,ia 
berkata kepada bapak Petani," Anak pertama bapak memiliki satu cacat 
kueecil, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan."

Hari berikutnya ia pergi dgn anak yang kedua dan ketika pulang dia 
berkata,"Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil 
yaitu agak juling."

Akhirnya pergilah ia dengan anak yang ketiga. begitu pulang ia dengan 
gembira mendatangi Petani dan berkata,"inilah yang saya cari-cari. Ia 
benar-benar sempurna."

Lalu menikahlah si Lelaki dgn anak ketiga Petani tersebut. Sembilan bulan 
kemudian si Istri melahirkan. dengan penuh kebahagian, si Lelaki 
menyaksikan kelahiran anak pertamanya. Ketika si anak lahir, Ia begitu 
kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani 
dan bertanya " Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak. Anak bapak cantik dan 
saya Tampan, Kenapa anak saya bisa sejelek itu..?""

Petani menjawab," Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan . 
Waktu itu Ia sudah hamil duluan....."

Kadangkala saat kita mencari kesempurnaan, yang kita dapat kemudian kekecewaan. Tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka
segala sesuatunya akan terasa istimewa.

&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6084375524414405809-6628712593420485718?l=mas-erwin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mas-erwin.blogspot.com/feeds/6628712593420485718/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6084375524414405809&amp;postID=6628712593420485718' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/6628712593420485718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6084375524414405809/posts/default/6628712593420485718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mas-erwin.blogspot.com/2007/06/lelaki-tampan.html' title='Lelaki Tampan'/><author><name>eRwiN</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
